Bupati Badung dan Forum TJSP Salurkan 1.179 Paket Sembako untuk Petugas Banjir

Pemerintah Kabupaten Badung bersama Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) menyalurkan 1.179 paket sembako di Lapangan Puspem Badung, Minggu (28/9).

Badung persindonesia.com, 28 September 2025 – Penanganan bencana banjir di Kabupaten Badung menjadi bukti nyata kekuatan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Sebagai bentuk penghargaan terhadap kerja keras para petugas lapangan yang terlibat langsung dalam penanggulangan bencana, Pemerintah Kabupaten Badung bersama Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) menyalurkan 1.179 paket sembako di Lapangan Puspem Badung, Minggu (28/9).

Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, didampingi Sekda IB. Surya Suamba, Ketua TP PKK Ny. Rasniathi Adi Arnawa, serta para pejabat Pemkab Badung dan perwakilan perusahaan anggota Forum TJSP.  “Bantuan ini bukan semata-mata soal nilai, tapi sebagai simbol kepedulian dan apresiasi kami kepada para petugas yang tanpa lelah berjibaku di tengah kondisi sulit,” ujar Bupati Adi Arnawa dalam sambutannya.

Ia juga menyatakan komitmen pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan staf lapangan, termasuk mempertimbangkan insentif tambahan ke depan. Di sisi lain, perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Forum TJSP dinilai telah berperan aktif dalam membantu proses penanggulangan bencana, baik melalui donasi langsung maupun kontribusi logistik.

Forum TJSP sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan untuk korban banjir berupa kebutuhan dasar, logistik, dan dukungan perbaikan infrastruktur. Menurut IB. Gede Arjana, Sekretaris Koordinator Forum TJSP Badung, semangat solidaritas dari dunia usaha patut diapresiasi sebagai bagian dari praktik tanggung jawab sosial yang konkret.  “Bencana ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting. Dunia usaha menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berbisnis, tapi juga hadir saat masyarakat membutuhkan,” jelas Gede Arjana.

Bantuan sembako yang dibagikan meliputi beras, minyak goreng, mie instan, susu, serta makanan kemasan. Penerima manfaat adalah para petugas lapangan dari berbagai OPD yang terlibat langsung dalam evakuasi, pembersihan, hingga pemulihan pascabencana.

Pemerintah Kabupaten Badung sendiri terus mengintensifkan upaya mitigasi dengan mengaktifkan Tim Reaksi Cepat (TRC) selama 24 jam. Bupati menekankan bahwa setiap perangkat daerah harus siap bergerak sesuai fungsi masing-masing, khususnya menjelang puncak musim hujan akhir tahun.  “Upaya normalisasi sungai, pembersihan sedimentasi, dan penanganan infrastruktur terus dikebut. Kami pastikan semua bergerak cepat dan terkoordinasi,” tutupnya.

@tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *