Banjar Smart Hub Warnasari Curi Perhatian Peneliti Jepang, Dinilai Layak Jadi Model Desa Masa Depan

Datang Langsung ke Jembrana, Peneliti Jepang Yusuke Koizumi Terkesan dengan Banjar Smart Hub Warnasari

Persindonesia.com Jembrana – Inovasi Banjar Smart Hub mengantarkan Desa Warnasari, khususnya Banjar Warnasari Kelod menuai pengakuan luar biasa dari berbagai kalangan.

Salah satunya, pengakuan datang dari akademisi, sosiolog, dan peneliti dari Universitas Hitotsubashi, Jepang, Yusuke Koizumi, Ph.D.,.

Bahkan, Yusuke Koizumi sendiri datang secara langsung ke Desa Warnasari, untuk mengetahui lebih dalam terkait Inovasi Banjar Smart Hub yang merupakan keberlanjutan dari program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) Warnasari.

Dukung Program Tiga Juta Rumah, Sertipikasi Hunian MBR Digenjot

Yasuke Koizumi diketahui berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS), khususnya cabang BPS di Jembrana, Bali. Ia  mengkhususkan diri dalam studi Asia Tenggara, pembangunan pedesaan, dan pergeseran demografis.

Dalam kunjungan tersebut, Yasuke Koizumi diterima langsung oleh Kelian Banjar Warnasari Kelod, I Kadek Sri Rama Usmantara beserta perangkat Desa Warnasari di Balai Banjar Warnasari Kelod, Jumat (12/6).

Pertama menginjakkan kaki di Desa Warnasari, Yusuke Koizumi menunjukkan kekagumannya tentang lingkungan desa yang masih sangat asri, indah dan bersih.

Call Center 110 Redam Kegaduhan di Tangkas Klungkung, Polisi Amankan Lelaki Mabuk

“Pertama kali datang dan melihat, Saya kagum sekali, desa ini (warnasari) lingkungannya sangat asri, indah, bersih sekali,” ungkapnya.

Lebih lanjut, setelah mendengar terkait pemaparan tentang inovasi Banjar Smart Hub yang merupakan dari keberlanjutan program Desa Cantik Warnasari, Yusuke menyebut ini menjadi salah satu contoh yang luar biasa.

Bagaimana dari program desa Cantik mampu melahirkan inovasi program yang luar biasa dalam  memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Astaga! Curi Uang Sesari di Pura Tirta Segara Rupek, 3 Pemuda Gilimanuk Diamankan Polisi

“Saya kembali mengapresasi program Banjar Smart Hub ini, tentu semua diawali dari pondasi data yang telah disusun dan terverifikasi dengan baik. Dengan data yang valid, kemudian didukung dengan sentuhan inovasi maka lahirkan program yang luar biasa ini. Semoga ini bisa diaplikasikan didesa-desa lainnya,” ujarnya.

Untuk lebih menguatkan lagi program yang telah berjalan, Pihaknya akan membantu penguatan data spasial Desa Warnasari khususnya Banjar Warnasari Kelod.

Data spasial adalah data yang menunjukkan lokasi, posisi, luas, dan sebaran suatu objek di wilayah, seperti lahan pertanian, permukiman, sumber air, jalan, fasilitas umum, dan potensi lainnya yang ditampilkan dalam bentuk peta digital.

Kabar Gembira dari Jenewa: Pekerja Ojol Segera Miliki Payung Hukum Internasional Lewat Konvensi ILO

“Melalui data spasial yang lebih akurat, Banjar dapat menyusun perencanaan pembangunan, pengelolaan sumber daya, serta program Banjar Smart Hub secara lebih terarah, tepat sasaran, dan berbasis data,” ucapnya.

Sementara itu, Kelian Banjar Warnasari Kelod, I Kadek Sri Rama Usmantara mengaku sangat berkesan sekali atas kunjungan yang luar biasa dari  Yusuke Koizumi, Ph.D.,  selaku akademisi, sosiolog, dan peneliti dari Universitas Hitotsubashi, Jepang.

Baginya, momentum ini sangat penting sekali untuk memperdalam ilmu, sharing pendapat dan masukan untuk lebih menyempurnakan program Banjar Smart Hub ini.

Kerugian Capai Puluhan Juta, Polisi Berhasil Kuak Pelaku Pencurian 52 Kucit di Susut

“Beliau adalah seorang peniliti yang fokus di Asia Tenggara, khususnya pembagunan pedesaan. Meski singkat sekali, namun banyak yang ilmu yang beliau berikan dan itu semua itu sejalan untuk penyempurnaan program Banjar Smart Hub kita ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Banjar Smart Hub Warnasar Kelod, Desa Warnasari dilaunching beberapa waktu lalu oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan. Balai banjar yang biasanya hanya digunakan untuk urusan adat, telah bertransformasi menjadi pusat pelayanan publik digital bertajuk Banjar Smart Hub (BSH).

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, mengapresiasi terobosan inovatif kelian dan seluruh tokoh masyarakat Banjar Wanasari Kelod yang sukses melahirkan inovasi Banjar Smart Hub ini. Warga kini makin mudah mengurus administrasi, mengakses layanan publik, hingga membayar pajak melalui satu aplikasi di ponsel pintar. HJ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *