Transformasi Digital Layanan Pertanahan, Menteri Nusron Dorong BPN Kaltim Tingkatkan Kapasitas SDM

Menteri Nusron kunjungannya ke Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Jumat (24/10/2025)

 

Samarinda persindonesia.com โ€“ Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan komitmennya untuk mempercepat transformasi layanan pertanahan menuju sistem yang modern, tangguh, dan berintegritas. Dalam kunjungannya ke Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Jumat (24/10/2025), Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menekankan pentingnya perubahan menyeluruh dalam proses bisnis dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Menurut Menteri Nusron, perubahan perilaku masyarakat di era digital menuntut BPN untuk menyesuaikan diri dengan pola pelayanan yang lebih cepat, efisien, dan berbasis teknologi. โ€œPemohon layanan pertanahan sekarang jauh berbeda dari lima atau sepuluh tahun lalu. Karena itu, sistem dan pola kerja kita juga harus berubah. Transformasi tidak bisa ditunda lagi,โ€ ujarnya.

Nusron menyampaikan bahwa tim kementerian tengah menyiapkan pembaruan besar dalam proses bisnis layanan pertanahan. Mulai awal 2026, akan ada tiga langkah utama yang difokuskan pada penyederhanaan struktur organisasi, penyesuaian wilayah kerja, serta peningkatan efisiensi pelayanan.

โ€œBusiness process kita ubah supaya lebih sederhana, cepat, dan tepat sasaran. Struktur organisasi juga akan disesuaikan dengan kebutuhan layanan di daerah,โ€ jelasnya.

Ia menambahkan, aspek teknologi informasi menjadi pondasi utama dalam transformasi ini. โ€œSistem IT harus diperkuat, baik dari kapasitas maupun keamanannya. Firewall harus tangguh agar layanan digital kita cepat, aman, dan tidak mudah disusupi,โ€ tambah Menteri Nusron.

Selain pembenahan sistem, Nusron menegaskan bahwa transformasi tidak akan berhasil tanpa SDM yang kompeten dan berintegritas. Ia menekankan tiga hal penting: kapasitas, kapabilitas, dan integritas. โ€œKami sudah mulai menerapkan kebijakan pegawai bersifat nasional. Artinya, setiap pegawai harus siap ditugaskan di mana saja. Ini bagian dari upaya menciptakan karier yang lebih terbuka dan profesional,โ€ tuturnya.

Menteri Nusron juga mendorong seluruh jajaran BPN Kaltim untuk terus meningkatkan kemampuan melalui pelatihan dan inovasi digital. โ€œPerkembangan teknologi pertanahan begitu cepat. Kita harus terus belajar dan beradaptasi agar tidak tertinggal,โ€ pesannya.

Transformasi yang dijalankan, lanjut Nusron, tetap berpedoman pada prinsip tata kelola pemerintahan yang baik atau Good Governance. โ€œSetiap perubahan harus tetap berlandaskan prinsip akurasi, akuntabilitas, transparansi, dan manajemen risiko. Itu kunci agar pelayanan publik kita tetap terpercaya,โ€ tegasnya.

Dalam kegiatan pembinaan tersebut, Menteri Nusron didampingi oleh Penasihat Utama Bidang Hukum dan Peraturan Perundang-Undangan, Jhoni Ginting, serta dihadiri Kepala Kanwil BPN Kaltim, Deni Ahmad, bersama para pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Timur.

(Humas ATR/BPN Gianyar Bali)

Sumber : Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol

Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *