Pers Indonesia.Com Tegal – Polsek Talang bergerak cepat menindaklanjuti beredarnya video tawuran antar pelajar yang sempat viral di media sosial Instagram dan TikTok pada 28 November 2025. Peristiwa tawuran tersebut diketahui terjadi pada Selasa, 26 November 2025 di wilayah pertigaan Ekoproyo, Desa Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.
Sebagai respons atas viralnya video tersebut, Polsek Talang kemudian memanggil para pelajar yang terlibat beserta orang tua dan pihak sekolah untuk dilakukan klarifikasi. Kegiatan mediasi dan penyelesaian masalah ini dilaksanakan pada Rabu, 03 November 2025 di Mapolsek Talang.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Talang memimpin langsung proses mediasi dengan menghadirkan kedua belah pihak. Para pelajar mengakui kesalahan, meminta maaf, dan berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa. Orang tua serta perwakilan sekolah juga memberikan pembinaan agar para siswa lebih disiplin dan tidak terprovokasi.
Mediasi berjalan kondusif dan penuh kekeluargaan. Sebagai bentuk komitmen bersama, kedua belah pihak sepakat berdamai dan berjanji tidak akan mengulangi tindakan tawuran maupun provokasi yang dapat meresahkan masyarakat. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani para pelajar, orang tua, serta disaksikan oleh pihak kepolisian.
Polsek Talang menegaskan bahwa langkah persuasif ini merupakan bagian dari upaya pencegahan kenakalan remaja dan pembinaan terhadap pelajar, sekaligus mengingatkan mereka agar bijak dalam bermedia sosial serta menjaga nama baik sekolah.
Dengan tercapainya kesepakatan damai tersebut, Polsek Talang berharap kejadian serupa tidak terulang dan para pelajar dapat kembali fokus pada kegiatan belajar dalam lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.






