Persindonesia.Com, Bangli- Cuaca ekstrim berupa hujan disertai angin kencang yang melanda mengakibatkan terjadinya pohon tumbang pada sejumlah wilayah di Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Selasa (20/1/2026).
Berdasarkan informasi yang terhimpun kejadian pohon tumbang terjadi pukul 05.30 WITA di jalan jurusan Bangli – Kayuambua tepatnya di Banjar Tanggahan Peken Desa Sulahan, Kecamatan Susut. Kemudian pukul 11.00 Wita kembali terjadi pohon tumbang di Banjar Tanggahan Tengah, Desa Demulih, Kecamatan Susut.
Baca Juga : Vandalisme “GOBLETZ” di Teluk Gilimanuk Berakhir Damai Lewat Mediasi
Kapolsek Susut, AKP I Nyoman Sucipta saat dikonfirmasi mengatakan untuk pohon tumbang yang terjadi di Banjar Tanggahan Peken menimpa kabel Wifi dan papan nama Toko Bangunan Utama Jaya, sehingga menyebabkan kerugian Rp. 1 juta.
Sementara di Banjar Tanggahan Tengah Desa Demulih menimpa rumah semi permanen milik warga bernama I Ketut Suarjana rusak akibat tertimpa pohon durian tumbang, dengan kerugian yang ditimbulkan sebesar Rp. 10 juta.
“Meskipun tidak menyebabkan korban jiwa akibatnya pohon tumbang, kami himbau masyarakat di Kecamatan Susut agar selalu berhati-hati mengingat cuaca ekstrim saat ini masih melanda”, ujarnya.
Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, Agus Astapa mengatakan selain di Kecamatan Susut pohon tumbang terjadi di ruas jalan Tirta Gangga, LC Subak Aya, Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli. Peristiwa terjadi pukul 07.00 WITA.
Baca Juga : Hujan Deras Melanda, Akses Jalan Batur Menuju Culali Tertimbun Longsor dan Pohon Tumbang
Upaya penanganan terhadap pohon tumbang baik di Kecamatan Susut dan Kecamatan Bangli telah dilakukan dengan melibatkan TRC BPBD Bangli, unsur TNI/Polri, TRC Dinas PU Provinsi Bali serta masyarakat.
“Atas kesigapan semua pihak dalam merespon dampak bencana kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan keterpaduan dilapangan”, ungkapnya.
Pihaknya juga menghimbau masyarakat Kabupaten Bangli, agar tetap waspada dan berhati hati mengingat BMKG memprediksi cuaca ekstrim masih akan berlangsung dan tidak menutup kemungkinan akan berpotensi masih terjadi dalam sepekan kedepan.(*)






