Persindonesia.Com,Bali – Dalam rangka mewujudkan Keamanan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) serta menjelang pelaksanaan Operasi (Ops) Ketupat Agung-2026, Kepolisian Daerah (Polda) Bali menggelar Ops Keselamatan Agung 2026. Dan dalam pelaksanaanya Operasi yang dilaksanakan serentak ini telah memasuki Hari ke-13.
Berdasarkan data yang terhimpun, hingga memasuki Hari ke-13 pelaksanaan Operasi, Polda Bali dan jajaran telah menindak lebih dari 4.936 pelanggaran lalu lintas melalui ETLE yang tersebar di seluruh Bali dan Tilang di tempat.
Baca Juga : Puluhan Kendaraan Terjaring Operasi Keselamatan Agung 2026 di Jembrana
Selain itu penindakan berupa teguran tertulis yang merupakan pelanggaran kasat mata yang ditemukan petugas dilapangan jumlahnya terbilang fantastis hingga mencapai 7.544. Sedangkan untuk Kecelakaan Lalu Lintas (Laka lantas) hingga hari ini terdata 241 kejadian.
Wadir Lantas Polda Bali, AKBP I Gede Putra S.H., S.I.K., M.H., mengatakan dalam pelaksanaan Operasi difokuskan pada, pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan fatalitas Laka Lantas, penggunaan helm maupun sabuk pengaman, mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau sambil mengoperasikan Ponsel serta perilaku lainnya yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.
Dan dalam pelaksanaan operasi, pihaknya tetap mengedepankan upaya Preemtif dan Preventif secara humanis, namun tetap didukung dengan penegakan hukum secara profesional melalui ETLE, dengan sasaran operasi.
“Untuk para pelanggar dan Lakalantas yang terjadi di Wilkum Polda Bali melibatkan WNI maupun WNA”, terang AKBP Gede Putra yang sekaligus sebagai Waka Opsda Ops Keselamatan Agung ini.
Menurutnya, kondisi lalulintas di wilayah Bali merupakan tantangan yang cukup kompleks dan dinamis, sehingga memerlukan perhatian, koordinasi, dan kolaborasi bersama Stakeholder terkait. Pihaknya juga rutin melaksanakan kegiatan yang tidak kalah pentingnya yaitu “Ramp Chek” dimana Ramp Chek sangat penting dilakukan terutama untuk kendaraan penumpang umum seperti Bus-Bus antar kota antar Provinsi dan Bus Pariwisata, temasuk truk-truk pengangkut material.
“Oleh karena itu pada kesempatan yang baik ini kami mengucapkan terimaksih atas kerja sama dan dukungan dari segenap instansi terkait maupun seluruh lapisaan masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan Operasi ini, sehingga tercipta situasi Kamseltibcarlantas yang aman, lancar dan kondusif di wilayah hukum Polda Bali”, ucap Mantan Kapolres Bangli ini.
Baca Juga : Polda Bali Bersama TNI dan Warga Gotong Royong Karya Bakti Bersih Pantai di Kedonganan
Melalui Ops Keselamatan ini Polda Bali berharap bisa memberi manfaat nyata pada masyarakat dalam meningkatkan keamanan, keselamatan dan ketertiban, serta kelancaran berlalulintas, guna menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalulintas. (*)






