Persindonesia.com Jembrana – Menghindari kendaraan Toyota Avanza yang menyalip dari arah berlawanan, sebuah truk box bermuatan infus seberat 5 ton terguling dan menutup sebagian jalur nasional Denpasar–Gilimanuk, sehingga menyebabkan antrean kendaraan.
Diketahui, truk Isuzu Box dengan nomor polisi B 9549 UXZ tersebut dikemudikan Hendrik Susanto (46), asal Kabupaten Blora, Jawa Tengah, bersama kernetnya, Eko Seran (35). Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Sabtu (11/4) sekitar pukul 08.15 wita.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat sebuah kendaraan Toyota Avanza dari arah berlawanan diduga mengambil jalur kanan untuk mendahului kendaraan lain.
“Pengemudi truk kaget dan berusaha menghindar dengan membanting setir ke kiri. Kendaraan kemudian melindas gundukan rabat beton, hingga kehilangan kendali dan terguling di badan jalan,” ujarnya.
Akibat kejadian itu, lanjut Suarmadi, bagian depan truk mengalami kerusakan cukup parah, termasuk kaca depan yang pecah. Meski demikian, pengemudi hanya mengalami luka ringan berupa goresan di telinga kiri.
“Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Sementara itu, proses evakuasi kendaraan masih menunggu bantuan jasa derek,” terangnya.
Truk Bermuatan Jeruk dan 9 Penumpang Masuk Jurang di Sukawana, Nyawa Sopir Melayang
Ia mengaku, arus lalu lintas di lokasi sempat mengalami kepadatan, namun tidak berlangsung lama dan kini terpantau kembali lancar. “Arus lalu lintas sempat padat akan tetapi tetap bisa dilalui dangan sistim buka tutup,” pungkasnya. TS






