Truk Bermuatan Jeruk dan 9 Penumpang Masuk Jurang di Sukawana, Nyawa Sopir Melayang

Persindonesia.Com,Bangli – Sebuah Truck Engkel warna kuning dengan Nomer Polisi (Nopol) DK 8067 UY yang bermuatan jeruk dan 8 penumpang masuk jurang sedalam 40 meter di Jalan Setapak di Banjar Lateng, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Jumat (10/4/2026) pukul 11.30 Wita, sehingga mengakibatkan pengemudi truk, I Made Suratama (70) asal Banjar Dinas Celagi Bantes, Desa Bondalem, Tejekula, Buleleng meninggal di tempat.

Informasi terhimpun, kronologis kejadian berawal sekitar pukul 11.00 Wita truk engkel yang dikemudikan I Made Suratama yang bermuatan jeruk dan 8 penumpang bergerak dari tempat parkir menuju jalan raya melintasi jalan setapak (jalan tanak) di Banjar Lateng, Desa Sukawana, Kintamani (TKP).

Baca Juga : Tragis, Cari Kelungah untuk Upacara, Pria di Jembrana Meninggal Usai Jatuh dari Pohon Kelapa

Ketika bergerak beberapa meter, kendaraan tersebut oleng ke kanan dan terguling ke kebun warga hingga jatuh ke jurang setinggi 40 meter dari jalan setapak yang merupakan kawasan perkebunan. Saat kejadian 4 orang penumpang yang duduk dibelakang sempat melompat ke kebun, sementara 4 orang lagi termasuk pengemudi I Made Suratama masih berada dalam kendaraan sampai di dasar tebing.

Akibat kejadian yang terjadi, pengemudi I Made Suratama meninggal dunia. Sedangkan 3 orang penumpang mengalami luka ringan dan berhasil dievakuasi warga serta petugas kepolisian segera dibawa ke RSU Singaraja guna mendapat penanganan medis.

Kapolsek Kintamani, Kompol Made Dwi Puja Rimbawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dikatakanya, guna melakukan penanganan terhadap korban I Made Suratama, pihaknya melalui Kanit Lantas Polsek Kintamani, IPTU I Nengah Bagiadnyana dan anggotanya membawa jenazah korban ke Puskesmas 1 Kintamani.

Baca Juga : Terlibat Penggelapan, Oknum Polisi di Jembrana Resmi Dipecat Tidak Hormat

Sementara berdasarkan hasil penelusuran dan keterangan saksi-saksi yang didapati petugas, untuk kondisi jalan tempat kejadian merupakan jalan setapak yang sempit di kawasan perkebunan dan cuaca cerah. “Kuat dugaan lakalantas terjadi akibat sopir kehilangan kendali (oc) saat melintasi lokasi”, ujarnya.

Untuk kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 15 juta. “Guna proses penyelidikan lebih lanjut, peristiwatelah ditangani oleh Kanit Laka Polres Bangli IPDA I Dewa Made Armawan”, pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *