Hidup Sebatangkara, Dua Anak Yatim Piatu di Bukit Tungtung Songan B Berselimut Pilu

Persindonesia.Com,Bangli – Kepiluan tampak terpancar dari raut wajah dua orang bersaudara yakni, Juni Sugiarta (9) dan Agus Sentana (7) yang harus menjalani kesehariannya tanpa belian kasih sayang kedua orang tua. Kehidupan ini tentunya sangat miris di masa tumbuh kembang anak yang membutuhkan kasih sayang untuk merajut harapan masa depan layaknya anak-anak seusia mereka.

Meski dalam kepiluan, mereka tetap memiliki semangat untuk tetap berupaya menyembunyikan kegundahan perasaan dengan beraktifitas sesuai kondisi kehidupan bersama sanak saudara yang memiliki perekonomian terbatas.

Baca Juga : Kejar UCJ, Pemkab Bangli Alokasikan APBD Induk 2026 Cover BPJS 1.473 Pekerja Rentan

Kelian Dusun (Kadus) Bukit Tungtung, I Ketut Nadi menuturkan anak bernama Juni Sugiarta dan Agus Sentana terlahir dari pasangan suami istri (Pasutri) bernama I Ketut Budi (bapak) dan Ni Nyoman Sedeng (ibu) di Dusun Bukit Tungtung, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani. Dan sekitar 4 tahun yang lalu, ibu dari kedua anak tersebut meninggal dunia karena sakit.

Setelah ditinggal ibunya, kedua anak tersebut tinggal bersama si bapak (I Ketut Budi). Dalam perjalanan kehidupan, sekitar 1 tahun yang lalu akibat diterjang angin puting beliung rumah mereka roboh. “Kepiluan kedua anak tersebut bertambah setelah si bapak meninggal dunia pada tanggal 1 April 2026”, bebernya kepada awak wartawan, Rabu (29/4/2026).

Lebih lanjut kata I Ketut Nadi, pasca kepergian kedua orang tuanya, mereka tinggal bersama bibinya yang bekerja serabutan dengan kondisi ekonomi terbatas dan memprihatinkan. Dalam kondisi tersebut, bibinya tetap memberi semangat dan motivasi bagi tumbuh kembang dan mental mereka.

“Kami juga selalu berupaya untuk memberikan semangat dan dukungan moriil bagi mereka, bagaimanapun juga mereka anak-anak penerus bangsa. Mereka polos dan tanpa dosa, namun takdir berkata beda”, ungkap Kadus Bukit Tungtung.

Menurutnya, untuk tumbuh kembang, kesehatan serta pendidikan mereka, pihaknya selalu berupaya maksimal di tengah keterbatasan yang ada. Pihaknya berharap instansi-instansi di pemerintahan juga bisa turut berupaya membantu meringankan beban mereka.

“Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan PPPA Kabupaten Bangli. Semoga dengan koordinasi ini, keberlangsungan kesehatan, pendidikan dan kehidupan mereka bisa layak sesuai harapan”, ungkap Nadi.

Baca Juga : BPBD Bangli Serahkan Paket Bantuan Bagi Korban Terdampak Cuaca Ekstrim

Ia juga menyampaikan apabila ada yang berkenan untuk berbagi dan membantu kedua anak ini bisa mentransfer ke No Rekening 462701005624504 bank BRI atas nama I Gede Budi Arif Wicaksana Aken.

“Atas doa dan dukungan berbagai pihak untuk kedua anak yatim ini, kami sampaikan terima kasih”, pungkas Kepala Dusun Bukit Tungtung, Desa Songan B ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *