Jalan Dibangun, Warga Terbantu: TMMD Kodim Tegal Resmi Berakhir

Persindonesia.com Tegal – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang diinisiasi oleh jajaran Kodim 0712/Tegal resmi berakhir.

Penutupan program terpadu ini ditandai dengan upacara khidmat yang digelar di Lapangan Desa Sokasari, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, pada Kamis (21/5/2026).

Selama sebulan penuh, kemanunggalan TNI dan rakyat begitu terasa di wilayah ini. Program TMMD sukses menjadi bukti nyata pengabdian tanpa batas TNI dalam mengakselerasi pembangunan di kawasan pedesaan, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusia.

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Kasdim 0712/Tegal, Mayor Cpm Abdul Khamim, bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Dandim 0712/Tegal.

‘Sunset di Kebun’ Konser Musik Siap Hadir di Kebun Raya Bali Bedugul

Momentum ini dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari jajaran personel TNI, Polri, unsur pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, pelajar, hingga tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran jajaran Forkopimda Kabupaten Tegal dan instansi terkait mempertegas bahwa TMMD bukan sekadar program kerja sektoral, melainkan sebuah simfoni kolaborasi.

Di sini, Kodim 0712/Tegal sukses mengambil peran strategis sebagai motor penggerak kerja sama lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat.

fokus utama sasaran fisik TMMD Sengkuyung Tahap II kali ini diarahkan ke Desa Sokatengah. Kodim 0712/Tegal bersama warga berhasil merampungkan pembangunan infrastruktur jalan desa yang krusial bagi mobilitas harian.

Lemhannas RI Kini Kantongi Sertipikat Resmi, ATR/BPN Tegaskan Pentingnya Perlindungan Aset Negara

Capaian fisik tersebut meliputi,Pengecoran jalan utama sepanjang 305 meter dengan lebar 4 meter. Pengecoran jalan penghubung sepanjang 135 meter dengan lebar 3 meter.

Keberadaan infrastruktur jalan yang representatif ini diharapkan dapat memotong urat nadi isolasi geografis, memperlancar akses transportasi, serta mendongkrak sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi tumpuan ekonomi utama warga Desa Sokatengah.

Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Kodim 0712/Tegal juga menaruh perhatian besar pada aspek nonfisik melalui penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Berbagai penyuluhan strategis digelar intensif selama program berlangsung, di antaranya

Diduga Terkena Hipnotis OTK, Uang Sebesar Rp 1,2 Juta Milik Pedagang di Srokadan Susut Raib

Pencegahan Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba Pelayanan Kesehatan dan Edukasi Penurunan Angka Stunting Pemberdayaan Masyarakat dan Pendampingan Pelaku UMKM lokal.

Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakan oleh Kasdim 0712/Tegal, Mayor Cpm Abdul Khamim, ditegaskan bahwa tema TMMD kali ini  Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa—mengandung pesan filosofis yang mendalam Desa adalah fondasi utama pembangunan nasional jika desanya kuat dan sejahtera, maka ketahanan nasional pun akan kokoh.

Secara keseluruhan, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II di wilayah Kodim 0712/Tegal berjalan dengan sangat aman, tertib, dan tepat sasaran. Tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat dari awal hingga penutupan menjadi indikator mutlak keberhasilan program ini.

Melalui keberhasilan ini, Kodim 0712/Tegal kembali membuktikan komitmennya: hadir di tengah kesulitan rakyat, menjadi solusi, dan terus merawat api gotong royong sebagai modal utama menjaga kedaulatan serta ketahanan wilayah.(Kar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *