Persindonesia.com Tegal – Ratusan pengemudi transportasi online dari berbagai penjuru Kota Tegal yang tergabung dalam sejumlah aplikator, mulai dari Grab, Gojek hingga Maxim, mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal, Rabu (20/5/2026).
Kedatangan massa dalam jumlah besar tersebut bertujuan menyampaikan aspirasi terkait kesejahteraan para mitra pengemudi transportasi online.
Aksi penyampaian pendapat yang berlangsung di halaman gedung wakil rakyat itu mendapat pengawalan ketat dari personel Polres Tegal Kota guna memastikan situasi tetap aman dan tertib.
Ketua Aliansi Brigade Ojol Militan (BOM), Eri Andika, selaku koordinator aksi, menyampaikan sejumlah poin krusial yang selama ini menjadi keluhan para pengemudi. Pihaknya berharap pemerintah daerah dan legislatif dapat menjembatani tuntutan mereka ke tingkat yang lebih tinggi.
Antisipasi Lonjakan Siswa, Jembrana Ubah Teknis SPMB 2026
Adapun empat poin tuntutan utama yang dibawa Aliansi BOM meliputi:
- Penyesuaian tarif layak, dengan mendesak adanya evaluasi dan penyesuaian tarif yang manusiawi serta sebanding dengan biaya operasional di lapangan.
- Regulasi pengiriman makanan dan barang, yakni meminta payung hukum yang jelas terkait skema tarif dan perlindungan kerja untuk layanan pengantaran barang dan makanan (food delivery).
- Transparansi potongan aplikator, agar pengemudi taksi online memperoleh pendapatan bersih yang adil.
- Penguatan tata kelola daerah dan UU transportasi online, guna menghadirkan regulasi yang kuat dan berpihak kepada para pekerja transportasi daring.
“Kami berharap ada penyesuaian tarif yang layak dan regulasi yang jelas, baik untuk roda dua maupun roda empat, termasuk aturan pengiriman makanan. Kami butuh kepastian hukum yang melindungi nasib kami di jalanan,” tegasnya.
Perut Membuncit, Ular Piton di Jembrana Diduga Baru Saja Mangsa Ayam Warga
Kehadiran massa ojek online tersebut disambut langsung oleh Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro, S.T., bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal, Agus Dwi Sulistiyono. Kedua pejabat itu menemui perwakilan pengemudi dan mendengarkan secara langsung berbagai keluhan yang disampaikan.
Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro, menegaskan bahwa pihak legislatif bersama eksekutif menyambut baik aspirasi para pengemudi dan berkomitmen menindaklanjuti tuntutan masyarakat yang menggantungkan hidup di sektor transportasi online.
“Kami menyambut baik aspirasi ini. Apa yang menjadi tuntutan rekan-rekan sekalian merupakan hak kelayakan dalam bekerja. Kami bersama Pemerintah Kota Tegal akan segera mengkaji dan mengupayakan langkah terbaik agar kesejahteraan para pekerja transportasi online di Tegal dapat terpenuhi,” ujar Kusnendro di hadapan massa.
Polisi Tetapkan 15 Tersangka Kerusuhan Stadion Lukas Enembe, Warga Soroti Keamanan Pertandingan
Aksi damai para pengemudi transportasi online tersebut berakhir dengan tertib. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif berkat kerja sama antara peserta aksi, aparat pengamanan Polres Tegal Kota, serta jajaran Pemerintah Kota dan DPRD Kota Tegal. (Karmono)






