Geger, Warga Bangli Ditemukan Mengapung Tak Bernyawa di Kolam Lele

PERSINDONESIA.COM – Seorang warga Banjar Blungbang, Kelurahan Kawan, Kecamatan/Kabupaten Bangli bernama Ngakan Made Kelaci (60) ditemukan meninggal dunia dalam posisi mengapung di kolam lele yang berlokasi di areal persawahan Subak Palak tepatnya disebelah utara Rutan Kelas IIB Bangli. Peristiwa kematian lelaki yang diketahui sebagai pensiunan PNS tersebut sontak membuat geger warga sekitar, Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 20.00 Wita.

Informasi yang terhimpun, kronologis penemuan korban Ngakan Made Kelaci berawal sekitar pukul 18.00 Wita saat saksi Ariyanto Tasi (36) yang berprofesi sebagai buruh kandang ayam dekat TKP hendak meminjam arko untuk mengangkut pakan ayam. Kemudian ketika saksi masuk kepondokan milik korban mendapati lampu dalam keadaan mati.

Baca Juga : Polres Jember Amankan Residivis Curanmor, Pernah Beraksi di 18 TKP

Karena kondisi gelap, saksi Ariyanto Tasi menyalakan lampu. Setelah lampu nyala, saksi sempat duduk sembari memanggil korban, namun tidak dijawab. Mengingat panggilan tidak dijawab, saksi sempat menengok ke kolam lele milik korban yang ada disamping pondok. Dan betapa terkejutnya saksi Ariyanto melihat korban dalam keadaan terbujur kaku tenggelam dengan posisi tangan kiri memeluk batang kayu dan kaki kiri berada di atas air.

Selanjutnya dalam kondisi panik, Ariyanto menghubungi saksi I Nyoman Budi Artha Sujana (bos tempatnya bekerja) untuk datang ke lokasi. Menerima informasi tersebut Nyoman Budi Artha menghubungi saksi lain untuk bersama-sama menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah memastikan apa yang dilihat, kemudian mereka menghubungi pihak keluarga korban dan petugas kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP Ngakan Ketut Erawan Paramita saat dikonfirmasi mengatakan, setelah laporan diterima dan melakukan koordinasi petugas Polsek Bangli dan Tim Identifikasi Polres Bangli menuju TKP.

Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi serta pemeriksaan petugas terhadap jenazah korban tidak ada tanda-tanda kekerasan, seluruh tubuh sudah kaku, terdapat luka pada gusi dan bibir kiri keluar darah, terdapat lebam pada bahu kanan, serta tangan kiri masih memegang colokan putih yang masih ada aliran listrik.

Baca Juga : Kerugian Capai Puluhan Juta, Polisi Berhasil Kuak Pelaku Pencurian 52 Kucit di Susut

“Kuat dugaan korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat membuat kandang”, terang Kasat Reskrim Polres Bangli, Sabtu (13/6/2026).

Disebutkan juga oleh Kasat Reskrim, untuk penanganan lebih lanjut pukul 21.30 Wita, jenazah korban dievakuasi menuju ruang instalasi pemulasaraan RSUD Bangli. Sementara pihak keluarga korban menolak dilakukan visum ataupun outopsi dan menerima kematian korban secara ikhlas sebagai musibah dengan melampiri surat pernyataan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *