PERSINDONESIA.COM – Dalam rangka memperingati hari Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 yang mengusung tema “Kawya Atma Kerthi”, mengandung makna mendalam, yakni Meraya Jiwa Perjuangan Proklamator, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung menggelar kegiatan bersih sampah pantai, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan bersih sampah pantai yang berlangsung sejak pagi dihadiri dan dipimpin oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Ketua TP. PKK Kabupaten Klungkung, Ny. Eva Satria, serta Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra di Pantai Sagara, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung.
Baca Juga : Bupati dan Wakil Bupati Klungkung Ngaturang Rahjeng Rahinan Galungan dan Kuningan
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik(Kaban Kesbangpol) Klungkung, Drs. I Dewa Ketut Sueta Negara melaporkan bahwa pelaksanaan gerakan bersih pantai ini didasarkan pada Instruksi Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 di Kota/Kabupaten, serta Peraturan Bupati Klungkung Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Bulan Bung Karno yang diselaraskan secara penuh dengan visi pembangunan daerah Bali, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana yang digelorakan oleh Pemerintah Provinsi Bali dan disinergikan oleh Pemkab Klungkung.
Pada kesempatannya, Bupati Klungkung I Made Satria mengajak seluruh jajaran aparatur pemerintah dan lapisan masyarakat untuk senantiasa meneladani dan mewarisi semangat juang Ir. Soekarno dalam konsep dasar pembangunan nasional, yakni Trisakti Bung Karno: Berdaulat dalam Politik, Berdikari dalam Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan. Menurutnya, nilai-nilai luhur ini, harus diimplementasikan secara nyata salah satunya melalui kepedulian yang konsisten terhadap kebersihan lingkungan.
“Melalui aksi bersih pantai hari ini, kita tidak hanya sekadar mengumpulkan sampah, tetapi
secara nyata mengimplementasikan semangat Trisakti Bung Karno untuk membangun
Klungkung yang Mahottama. Kebersihan pantai dan laut kita adalah cerminan budaya masyarakat yang menghargai masa depan bumi,” ujar Bupati Satria.
Bupati I Made Satria juga berpesan agar semangat gotong royong ini tidak hanya muncul pada saat momen perayaan seremonial saja, melainkan harus terus dijaga, dirawat, dan dihidupkan setiap saat sebagai fondasi kehidupan sosial kemasyarakatan di Klungkung.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya saya sampaikan kepada seluruh peserta yang telah hadir bergotong royong tanpa lelah.
Baca Juga : Pastikan Stok dan Harga Stabil, Bupati Satria Pimpin Satgas Pangan Pantau Pasar Galiran
Aksi gotong royong ini melibatkan Forkopimda Klungkung, jajaran Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, serta Kepala Bagian di lingkungan Pemkab Klungkung, jajaran TNI dan Polri, Perbekel Desa Kusamba beserta staf, para Kepala Sekolah, guru, serta ratusan siswa-siswi turut bergerak bersama membersihkan pesisir pantai.(*)






