PERCASI Denpasar Bersama KONI Siapkan Kontingen 51 Atlet Catur Pada Kejurprov Klungkung 2026

Denpasar, persindonesia.com — KONI Kota Denpasar resmi mengirimkan kontingen sebanyak 51 atlet untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang diselenggarakan rutin setiap tahun. Keputusan pengiriman kontingen ini diambil oleh KONI Denpasar sebagai penyelenggara dan diformalkan melalui Surat Keputusan (SK) atas mandat Ketua Umum KONI kepada Ketua Percasi Kota Denpasar, Drs. I Made Mudra, M.Si., untuk membentuk panitia pelaksana.

Panitia bertugas mendampingi atlet selama kompetisi untuk memastikan para peserta tampil maksimal dan dapat meraih prestasi. Hal ini disampaikan pada acara pelepasan serta pembekalan atlet yang diselenggarakan di kantor KONI Denpasar Jl. Melati no : 25 Dangin Puri Kangin Denpasar Utara. Sabtu, 20/6/2026.

Dalam laporannya Ketua Panitia Kejurprov Klungkung 2026 Kontingen Catur Denpasar : Paskalis Budihartono menjelaskan, Jumlah kontingen dan dukungan, total atlet: 51 orang (30 putra, 21 putri).
Atlet yang ditanggung panitia: 15 orang. Atlet mandiri: 36 orang.
Komposisi ini menunjukkan antusiasme tinggi dari atlet dan dukungan signifikan dari orang tua. Panitia pun memberikan apresiasi kepada orang tua atas kontribusi dan dukungan moral mereka.

“Adapun target prestasi dari Ketua Umum KONI bersama Ketua Percasi dan pengurus dalam Kejurprov kali ini yaitu perolehan 6 medali emas dari 16 kategori yang dipertandingkan. Selain emas, kontingen juga menargetkan tambahan medali perak dan perunggu. Dan untuk raihan medali tersebut PERCASI Denpasar melakukan program persiapan seperti pelatihan untuk persiapan kontingen, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) yang dikawal oleh Bapak Agung Wijaya. Latihan dilakukan secara tatap muka dan daring; atlet menerima tugas latihan harian (PR) yang wajib dilaporkan setiap sore. Terdapat pula sesi konsultasi khusus antara atlet dan pelatih putra/putri untuk mempererat kedekatan dan membahas teknik serta strategi. Dukungan pendanaan dan fasilitas untuk kujuaraan ini kontingen mendapat dukungan dana sebesar Rp.20.000.000 dari Ketua Umum KONI. Ketua Percasi Drs.I Made Mudra, M. Si., juga memberikan bantuan dana dan dukungan moral. Orang tua atlet turut berkontribusi melalui gotong royong, termasuk penyediaan kendaraan dan kebutuhan logistik lainnya. Diharapkan dengan dukungan penuh dari pengurus KONI, Ketua Percasi, Disdikpora, pelatih, dan orang tua, KONI Denpasar optimis kontingen kita Denpasar akan bertanding maksimal demi mengharumkan nama Kota Denpasar sebagai ibu kota Bali”.pungkas Pak Paskalis.

Ketua Umum KONI Kota Denpasar, I Putu Yudi Atmika, S.H., dalam sambutan saat melepas kontingen catur Denpasar untuk Kejurprov Catur Klungkung, mengatakan bahwa ini saatnya berjuang dan membulatkan tekad. Berangkat dari kantor KONI Kota Denpasar adalah bukti militansi atlet kita. Moment ini sudah lama diidamkannya sejak menjadi Ketua KONI Denpasar, karena cabor catur selama ini belum benar-benar bertemu dan bersinergi dengan atlet, pelatih, dan pengurus.
Menurut Pak Yudi, catur kerap menjadi perhatian dari Porprov ke Porprov. Dahulu cabor ini menjadi pusat pembibitan, namun belakangan anak-anak sering tertekan untuk mengalah, bahkan diperlakukan tidak pantas dalam beberapa kejuaraan Porprov. Karena itu KONI Denpasar ingin mengetahui jumlah dan kualitas atlet catur di Denpasar serta kemampuan pembibitan yang ada. Sebagai orang asli Denpasar yang aktif di lingkungan Banjar, ia menilai catur sebenarnya sudah lama hidup di banjar-banjar. Sayangnya, meski ada fasilitas dan pelatih lokal, seringkali panitia mencari pelatih dari luar dan memberi kesempatan kepada pihak yang kurang kompeten, sehingga kualitas catur Denpasar tertinggal dibanding kompetitor.
Itulah pertanyaan yang mengganggunya sejak dilantik sebagai Ketua Umum KONI Denpasar. Mekanisme pengiriman atlet dulu sempat diperdebatkan karena tidak melalui jalur yang semestinya. Menurutnya, catur seharusnya menggunakan strategi untuk bertanding, bukan strategi politik; politik boleh, tetapi jika dipakai untuk kepentingan subjektif, itu akan mencederai tujuan olahraga. Ia berharap mekanisme seleksi yang baik tetap dipertahankan, yakni melalui kejuaraan-kejuaraan catur, sehingga kelak muncul atlet-atlet handal yang meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional, tegas Pak Yudi.

Pada kesempatan acara pelepasan tim kontingen catur kota Denpasar menuju Kejurprov Klungkung Tahun 2026,yang dilaksanakan di halaman kantor KONI Denpasar tersebut dihadiri Ketua Umum KONI Kota Denpasar : I Putu Yudi Atmika, S.H., beserta jajarannya, Ketua Umum Percasi Denpasar : Drs. I Made Mudra, M. Si., beserta pengurus lainnya, Ketua Panitia Kontingen Denpasar Kejurprov Klungkung Cabor Catur : Paskalis Budihartono, dan 51 atlet catur beserta para orang tua, berlangsung penuh semangat, dengan harapan Denpasar bisa memenuhi target peraihan medali pada Kejurprov kali ini di Klungkung, Minggu, 21/6/2026.

Dudick

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *