PERSINDONESIA.COM – Sejumlah fasilitas di Alun-alun Bangli dalam kondisi rusak. Kondisi ini tentu sangat membahayakan pengunjung alun-alun yang menjadi kebanggan masyarakat Kabupaten Bangli ini. Atas rusaknya fasilitas tersebut Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika mendesak Pemkab Bangli melalui Dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan.
Menurut Ketut Suastika, selain sebagai ruang publik, kawasan tersebut juga banyak dimanfaatkan warga untuk berolahraga dan berekreasi. Banyak orang yang datang ke sana ingin menikmati suasana dengan aman dan nyaman. Kalau yang disuguhkan dengan fasilitas rusak, tentu menimbulkan kesan buruk dimata masyarakat.
“Oleh karena itu, saya mendesak agar dinas terkait segera melakukan perbaikan”, ujar Ketut Suastika, Rabu (24/6/2026).
Baca Juga : Alun Alun Bangli Meraih Predikat Sebagai Taman Kota Terbaik di Indonesia
Lanjut Suastika, pihaknya menilai keberadaan alun-alun tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, tetapi juga menjadi penggerak perekonomian masyarakat. Pengunjung yang datang tidak hanya menikmati suasana, tetapi ada yang berbelanja di food court maupun usaha lainnya yang beroperasi di kawasan tersebut.
“Ekonomi masyarakat ikut bergerak, karena itu, kerusakan fasilitas harus menjadi perhatian dinas terkait,” tegas Politisi asal Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku ini.
Kata Suastika, untuk perbaikan, jika kendalanya berada pada keterbatasan anggaran, pihaknya mendorong agar dinas terkait mengusulkan tambahan dana melalui perubahan APBD. Yang terpenting adalah kebutuhan perbaikan dihitung secara matang, sehingga fasilitas yang rusak bisa segera dibenahi.
“Kalau banyak fasilitas rusak, tentu tidak mencerminkan kebanggaan daerah”, sebut Politisi PDI-P ini.
Baca Juga : Antisipasi Kejadian Berulang Ulang, Ketua DPRD Bangli Desak PDAM Cari Solusi
Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli I Putu Ganda Wijaya tidak menampik fasilitas alun-alun banyak yang rusak. Tahun ini, DLH mengalokasikan anggaran Rp100 juta untuk pemeliharaan rutin. Dana tersebut dinilai masih sangat minim.
Rencananya, anggaran itu digunakan untuk perawatan rumput serta perbaikan sejumlah fasilitas, termasuk penggantian ubin yang pecah, pemeliharaan toilet, dan perbaikan wahana bermain anak.
Ganda Wijaya mengimbau masyarakat agar ikut menjaga dan merawat fasilitas publik yang ada di Alun-Alun Bangli, sehingga ruang terbuka hijau tersebut tetap nyaman dan terawat. (*)






