Persindonesia.com Jembrana – Arus lalu lintas di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk sempat terganggu setelah terjadi tabrakan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di KM 68-69, sebelah barat simpang Pura Puseh, Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Sabtu (11/7) sekitar pukul 18.30 Wita. Insiden tersebut diduga dipicu rem sebuah truk tronton box Isuzu yang mengalami blong saat melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.
Truk tronton box Isuzu bernomor polisi N-8576-UV tersebut dikemudikan Harjo Suprapto (45), warga Denpasar.
Kapolsek Pekutatan, Kompol Benyamin Nikijuluw, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kecelakaan bermula ketika truk melaju dari arah timur menuju barat.
“Sesampainya di lokasi kejadian, di depan truk terdapat sejumlah kendaraan yang sedang berhenti, yakni sebuah minibus Suzuki APV, minibus Toyota Calya, microbus Isuzu, dan sebuah bus Hino. Diduga rem truk mengalami blong sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan dan akhirnya menabrak kendaraan-kendaraan tersebut secara beruntun,” jelasnya, Minggu (12/7)
Akibat benturan tersebut, lanjut Benyamin, truk Isuzu mengalami kerusakan pada bemper depan yang penyok. “Sementara Suzuki APV bernomor polisi B-2409-PFA mengalami kerusakan pada bagian belakang dan depan, serta kaca belakang pecah,” terangnya.
Sementara Toyota Calya bernomor polisi E-1745-SF juga mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang disertai pecahnya kaca belakang. Selanjutnya, microbus Isuzu mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang, sedangkan bus Hino mengalami kerusakan pada bagian belakang.
Perbekel Respons Sorotan Warga Soal Usaha Banjar Kebebeng, Dugaan Penyimpangan Ditangani Aparat
“Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kecelakaan tersebut. Namun, total kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp120 juta. Kecelakaan tersebut sudah di tangani oleh Satlantas Polres Jembrana,” ucapnya.
Kasus kecelakaan lalu lintas tersebut kini telah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana untuk penyelidikan lebih lanjut. Ts






