Sampan Ditemukan Mengapung, Nelayan Medewi Hilang Diduga Terjatuh ke Laut

Persindonesia.com Jembrana – Seorang nelayan asal Banjar Pesinggahan, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Medewi, Sabtu (1/8/2026) dini hari. Korban diketahui bernama Asmuri (44), yang diduga terjatuh ke laut saat mencari ikan.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah sejumlah nelayan menemukan sampan milik korban mengapung di tengah laut dalam kondisi mesin masih menyala, namun tanpa awak.

Kapolsek Pekutatan Kompol Benyamin Nikijuluw mengatakan, Asmuri berangkat melaut seorang diri pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 23.00 WITA menggunakan sampan miliknya untuk mencari ikan di perairan Pantai Medewi.

Tunanetra di Jembrana Rela Antre Air Bersih, Krisis Sebulan Paksa Kurangi Frekuensi Mandi

Sekitar pukul 01.00 Wita, rekan-rekan korban yang juga sedang melaut menemukan sampan tersebut tanpa keberadaan Asmuri. Menyadari kondisi itu, para nelayan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi penemuan, namun hasilnya masih nihil.

“Setelah dilakukan pencarian oleh rekan-rekan nelayan, korban belum berhasil ditemukan. Sekitar pukul 01.30 Wita, tetangga korban bernama Halim Hata kemudian melaporkan dugaan hilangnya seorang nelayan kepada pihak kepolisian,” ujarnya.

Pihaknya menerima laporan dari warga langsung melakukan pengecekan pengecekan dan berkoordinasi dengan nelayan setempat. Upaya pencarian kemudian dilakukan secara bersama-sama. “Hingga saat ini korban masih dalam proses pencarian oleh petugas bersama masyarakat nelayan,” katanya.

Lobi ke Pusat Berbuah Manis, Petani Jembrana Terima 5 Traktor Roda Empat

Sementara itu, operasi pencarian diperluas dengan melibatkan tim gabungan dari Polsek Pekutatan, Satpolairud Polres Jembrana, dan Pos SAR Jembrana.

Koordinator Pos SAR Jembrana, Dewa Putu Hendri Gunawan mengatakan, tim SAR telah mengerahkan personel beserta satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk melakukan penyisiran intensif di perairan sekitar Pantai Yehsumbul hingga lokasi diduga korban terjatuh.

Berdasarkan informasi awal yang diterima, korban diduga kuat terjatuh dari sampannya sekitar tengah malam saat sedang mencari ikan. “Proses pencarian masih terus dilakukan dengan menyisir area perairan Medewi,” pungkasnya. TS