Beach Clean Up Legian
Badung Persindonesia.com – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-68 Provinsi Bali diwujudkan dengan aksi nyata menjaga lingkungan melalui kegiatan Beach Clean Up Legian. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat bersama-sama merawat kawasan pesisir sekaligus menjaga keberlanjutan pariwisata Bali.
Kegiatan Beach Clean Up Legian diinisiasi oleh Wayan Puspa Negara, kader Partai Gerindra, dan mendapat dukungan dari para Sahabat Puspa Negara, Relawan Bumi Kita, serta berbagai stakeholder pariwisata di kawasan Legian Bali.
Bagi Puspa Negara, aksi bersih pantai bukan sekadar kegiatan membersihkan sampah. Lebih jauh, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap alam dan upaya membangun kesadaran bahwa manusia memiliki hubungan timbal balik dengan lingkungan. “Ketika kita menjaga bumi, maka bumi akan menjaga kita. Ini merupakan konsep Buana Agung dan Buana Alit, sebuah hubungan timbal balik antara manusia dengan alam,” ujar Puspa Negara.
Ia mengatakan, momentum HUT RI dan HUT Provinsi Bali menjadi kesempatan untuk menerjemahkan semangat kemerdekaan ke dalam tindakan nyata. Kemerdekaan, menurutnya, juga harus dimaknai sebagai tanggung jawab bersama dalam menjaga ruang hidup agar tetap bersih, sehat dan lestari.
Legian sebagai salah satu kawasan pariwisata yang dikenal luas memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga kebersihan lingkungan pesisir. Aktivitas wisata yang tinggi harus diimbangi dengan kepedulian seluruh pihak terhadap kebersihan pantai dan laut.
Karena itu, Puspa Negara mengapresiasi keterlibatan para relawan, sahabat, pelaku usaha dan stakeholder pariwisata yang ikut ambil bagian. Kolaborasi tersebut dinilai penting karena persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.
“Pantai ini milik kita bersama. Kalau kita ingin pariwisata Bali tetap menjadi kebanggaan, maka lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Jangan hanya menikmati keindahan alamnya, tetapi kita juga harus ikut merawatnya,” tegasnya.
Menurutnya, Beach Clean Up Legian diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial dalam rangka memperingati hari ulang tahun, tetapi dapat menjadi gerakan yang dilakukan secara konsisten. Kebiasaan menjaga kebersihan, memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan harus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat gotong royong yang terlihat dalam kegiatan tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan pantai yang bersih dan lingkungan yang terawat, Bali tidak hanya mempertahankan daya tarik pariwisatanya, tetapi juga menjaga warisan alam untuk generasi mendatang.
“Merayakan kemerdekaan dan hari jadi Bali bukan hanya dengan seremoni, tetapi dengan aksi. Salah satunya adalah menjaga bumi tempat kita hidup,” pungkas Puspa Negara.
@Krg.






