PERSINDONESIA.COM – Arus lalulintas di Jalan Nusantara, tepatnya di kawasan Banjar Brahmana Bukit, Kelurahan Cempaga, Kecamatan/Kabupaten Bangli seketika lumpuh total. Pasalnya sebuah Truck Izusu berwarna Putih DK 8343 PY yang datang dari arah Kubu terguling ke tengah jalan, sehingga muatan yang diangkut berserakan, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 08.50 WITA.
Berdasarkan informasi yang berhasil terhimpun, kecelakaan lalulintas (lakalantas) berawal dari Truck yang dikemudikan oleh Yosua Tomo Ama (27) asal Sumba dengan muatan pakan ayam sebanyak 200 karung (10 ton) yang dikemudikan oleh Yosua Tomo Ama (27) asal Sumba datang dari arah utara hendak menuju Bangli sesampainya di Jalan Nusantara (TKP) yang berliku dan menurun, Yosua Tomo Ama bermaksud menikung kekanan.
Baca Juga : Astaga! Tabung Gas Meletup, Si Jago Merah Sapu Warung Bakso di Bebalang Bangli
Namun, karena beban muatan yang berat sehingga Yosua Tomo Ama yang mengemudikan truck tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Dan dalam sekejap truck terguling ke arah kanan dengan posisi melintang di tengah jalan. Guna penanganan lebih lanjut lakalantas yang terjadi di laporkan ke pihak kepolisian.
Kasi Humas Polres Bangli, IPTU Gede Gumiliarta saat dikonfirmasi mengatakan setelah laporan diterima, petugas mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setiba di TKP, untuk mengurai kemacetan yang terjadi, petugas dari SatLantas melakukan pengaturan arus lalin.
Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, sebelum kejadian truck mengambil pakan ayam sebanyak 10 ton di gudang Puspa Sari Kubu untuk dikirim ke Gianyar. Karena kondisi jalan berliku di TKP, pengemudi berupaya mengondisikan kendaraanya menikung kekanan.
“Kuat dugaan truck terguling, karena beban mauatan yang berat, sehingga pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya,” kata Gumiliarta.
Baca Juga : Alih-Alih Promosi Wisata, Pemasangan Videotron di Penelokan Labrak Perizinan
Dalam peristiwa ini, lanjut Kasi Humas Polres Bangli, pengemudi truk bernama Yosua Tomo Ama selamat dan dalam kondisi sadar tanpa mengalami luka-luka. Untuk muatan pakan ayam telah dilakukan evakusai. Dan untuk mengurai kemacetan, selain buka tutup, arus lalu lintas sempat dialihkan.
“Terkait kerugian materiil masih dalam penghitungan pemlik muatan,” pungkas Gumiliarta. (*)






