Persindonesia.com Jembrana – Setelah dilakukannya vaksin untuk orang dewasa, hari ini Kabupaten Jembrana mulai melaksanakan vaksinasi untuk anak sekolah, yang dimulai dari Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Adapun sekolah pertama mendapatkan vaksin, yang dipilih oleh Dinas Pendidikan dan Olahraga Jembrana adalah SMPN 3 Negara bertempat Kelurahan Pendem, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.
Kegiatan vaksinasi untuk anak sekolah di SMPN 3 Negara dilaksanakan oleh Satgas Covid-19 Jembrana, hal ini untuk mempercepat vaksinasi di Kabupaten Jembrana. (5/7)
Perbatasan Lampiri Duren Sawit Dijaga Ketat Aparat Gabungan, Giat PPKM Darurat
Saat dikonfirmasi terkait kegiatan vaksinasi tersebut Kepala Sekolah SMPN 3 Negara I Gusti Komang Arnawa mengatakan, vaksinasi untuk hari ini, pihaknya mengatur kedatangan siswa, sebanyak 20 kelas yang akan di vaksin, diantaranya kelas VIII dan IX. Untuk Untuk kelas VIII katanya jumlah siswa 304 dan kelas IX jumlahnya 314 dan totalnya sebanyak 618.
“Kedatangannya diatur per dua kelas, selama 20 menit agar tidak sekalian mereka datang untuk menjaga prokes Covid-19. Setelah selasai divaksin dilakukan observasi setelah itu siswa di ijinkan pulang,” ungngkapnya.
Pihaknya, mendapatkan informasi terkait vaksin hari ini, kemarin sore sekira pukul 18.00 Wita. Adapun perlengkapan teknis dilapangan tidak diberitahu sebelumnya. “Syukur data NIK anak-anak ada disekolah, melalui wali kelas, anak-anak langsung menginformasikan melalui whatsapp. Informasi ini cepat menyebar, akan tetapi banyak juga anak-anak tidak mempunyai handpone, dan juga mereka kebanyakan rumahnya jauh di desa, belum lagi, ada gangguan signal sehingga mereka banyak tidak datang,” terangnya.
“Jika informasi yang kami dapatkan 3 hari sebelum vaksinasi, kemungkinan banyak anak-anak akan hadir, sekaligus, kami bisa memberikan sosialisasi kepada orang tua murid, agar anak-anak semua tervaksin.

Data yang sudah berjalan dilapangan, ucap Arnawa, ada siswa yang tidak di vaksin, dengan alasan dikarenakan tidak ijin orang tua, kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk di vaksin, dan juga ada alasan tidak dapat ijin dari orang tua.
“Kami tidak paksakan, hanya bersifat himbauan. Sebanyak 618 Yang semestinya di vaksin, akan tetapi yang datang sementara tidak sesuai dengan data siswa, ya alasannya sakit, tidak ada orang tua, bahkan alasannya tidak diijinkan orang tua,” jelasnya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jembrana Ni Nengah Wartini dikonfirmasi mengatakan, untuk vaksin hari ini, yang di vaksin anak usia 12 sampai 17 tahun serentak dicanangkan Senin (5/7/2021) seluruh Bali.
“Untuk di Kabupaten Jembrana, dilakukan pencanangannya di SMPN 3 Negara. Sementara untuk sekolah yang lain, akan dijadwalkan dan dikoordinasikan oleh masing masing puskesmas yang mewilayahi.
Salah satu siswa saat dikonfirmasi awak media, I Gusti Agung Ayu Indra Santi Kirani (14) siswa kelas IX A Banjar Pendem, Kelurahan Pendem, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana mengatakan, dirinya sangat senang setelah mendapatkan vaksin, setelah lama menunggu akhirnya bisa divaksin.
“Saya terima kasih kepada para guru dan bapak bupati sekarang saya sudah divaksin, dan saya bisa tenang sekarang. Berharap dengan adanya vaksin ini, semoga keadaan kembali normal dan bisa cepat sekolah bertemu teman-teman,” tutupnya.(sub/ida)






