Kunjungan Kerja Pangdam XIII/Merdeka Ke Danau Limboto

Gorontalo Persindonesia.com – Terkait dengan kerjasama TNI dan Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) II tentang penanganan danau Limboto, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Wanti W.F. Mamahit, M.Si bersama Danrem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, M.A pada Rabu kemarin 21 Juli 2021 melaksanakan peninjauan dalam rangka pembuatan pemetakan Eceng Gondok, bertempat di danau Limboto Desa Buhu, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo,
Kamis (22/7/2021).

Setiba di danau Limboto, Pangdam XIII/Merdeka beserta rombongan disambut oleh kepala balai wilayah sungai, Ir. Naswardi MT dalam rangka meninjau pekerjaan sewakelola Operasi Pemeliharaan rutin danau limboto dan dilanjutkan dengan paparan dari Kasiter Korem 133/Nani Wartabone, Kolonel Inf Marthen Pasunda, S.Sos, tentang teknis pemeliharaan rutin danau limboto tahun 2021.

Dalam paparannya, Kasiter Korem 133/NW menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan tersebut memberikan gambaran tentang rencana teknis pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan danau limboto, kerjasama Kementriaan PUPR dengan TNI-AD dan mendapatkan sasaran masukan guna kelancaran dan kesuksesan kegiatan pemeliharaan danau limboto, kerja sama BWS Sulawesi II Gorontalo dengan Korem 133/NW.

” Pembuatan patok pembatas area pekerjaan yang ujungnya diberi bendera sebagai penanda, membuat pagar bambu dengan ukuran 100 meter x 100 meter sebagai tempat area pengangkatan eceng gondok, membuat tempat area pembuangan/penempatan eceng gondok dibagian luar area pengangkatan eceng gondok dengan ukuran 5 meter x 100 meter dengan cara bambu-bambu dipancang dengan bantuan excavator membentuk pagar yang diberi jarak 5 meter antara bambu, setelah itu dipasangi bambu melintang dengan cara diikatkan ke pancangan bambu agar eceng gondok tidak mudah keluar, ikatan bambu dibuat longgar agar bisa mengikuti naik turunnya muka air danau, eceng gondok yang ada di dalam area pengangkatan dipindahkan ke area pembuangan menggunakan excavator, perahu, maupun tenaga manual, ” pungkas Kasiter.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pangdam XIII/Mdk, Mayjen TNI, Wanti W.F. Mamahit, M.Si, Danrem 133/NW Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, M.A., Kasrem 133/NW Kolonel, Inf Rudy Jayakarta Runtunewe, S.I.P., Asintel Kasdam XIII/Mdk,
Kolonel Inf, Ignatius Wiwoho, S.I.P., Danpomdam XIII/Mdk, Kolonel Cpm Raden Tri Cahyo, Para Kasi Korem 133/NW, Dandim 1314/Gorut, Letkol Czi Embi Triono.ST.M.Si.

(ABM/rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *