Persindonesia.com Jembrana – Sebelum dilaksanakan pergeseran pejabat eselon III dan IV yang dilaksanakan pada hari Rabu (28/7/2019), Bupati Jembrana I Nengah Tamba beserta Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna memberi pengarahan terhadapejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemkab Jembrana, bertempat di Gedung Auditorium Pemkab Jembrana.
Dalam pertemuan tersebut Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, dalam pergeseran tersebut pihaknya tidak ada dendam apapun, pergeseran jabatan tersebut menurutnya merupakan langkah bagus merotasi pejabat menjadi seimbang. “Ada pertukaran di beberapa bagian yang dulunya sudah bagus dan maju sekarang ditempatkan ditempat yang belum maju agar bisa bangkit dan bagus, hai ini agar ada kemerataan di pemerintahan,” terangnya. Selasa (27/7/2021).
Ny. Putri Koster Serahkan Bansos Lanjutan Program PKK Menyapa dan Berbagi
Dalam hal ini, lanjut Tamba, untuk memajukan Jembrana harus ada team work yang kuat tidak ada bupati sukses tanpa didukung oleh staf dan semuanya. Penjabat yang berjumlah 82 orang ini merupakan serdadu khusus untuk percepatan perubahan Jembrana, “Kalau memang betul-betul mempunyai makna tugas dan tanggung jawab di tempatnya masing-masing, jangan baru digetok oleh atasan baru bekerja, disini dibutuhkan inovasi dan kreatifitas.,” ucapnya.
Tamba menekankan, untuk mencari jabatan, dirinya menekankan tidak ada yang mempergunakan uang. “Dalam hal ini untuk mencari jabata, saya tidak mau anak buah saya main-main mempergunakan uang, dan juga selain itu saya tidak mau mendengar ada yang tidak bagus dengan para atasanya, apalagi memerintahkan semua pegawai kontrak. Yang kerja pegawai kontrak kasian mereka akan tetapi kepala dinasnya sibuk main handphone saja, tahun depan saya kurangi pegawai kontraknya, hanya kita membutuhkan beberapa pegawai kontrak yang memang benar dibutuhkan,” tegasnya.
Terkait dengan hal tersebut, imbuh Tamba, dirinya mengeaskan kepada seluruh OPD yang hadir agar bekerja dengan sepenuh hati untuk melayani masyarakat. “Kita ini digaji oleh masyarakat Jembrana, kita buat karma yang bagus, ayo tunjukan kemampuan, pengabdian dan swadarma bekerja yang bagus untuk rakyat, jangan datang ke kantor untuk ngabsen saja itu dosa. Sekarang para pusaka sudah pada pulang dan kembali beristana di sini itu sudah menjaga para ASN dan PNS, hanya tinggal kita saja menyadari sekarang dan bersyukur,” ucapnya.
Lebih jauh Tamba mengatakan, dalam menjalankan kepimpinannya selama ini di masa pandemi Covid-19, sebagai kepala daerah dirinya tidak pernah memotong hak kepada para staf. “Selama saya memimpin tidak ada pemotongan hak se sen pun dimas pandemi ini, kita sangat hati-hati menentukan program. Mari bantu apa permasalahan rakyat, bantu jangan di persulit,” ujarnya. Red






