Bambang Santoso: Optimalisasi Tanah Wakaf Produktif Bagi Umat

Persindonesia.com Jembrana – Kunjungan DPD/MPR RI Dapil Bali H.Bambang Santoso, MA mengadakan kunjungan bertema Optimalisasi Tanah Wakaf Produktif di Banjar Melaya Tengah Kelod, Desa Melaya, Kecamatan Melaya Jembrana, Bali. Minggu (31/10).

Acara ini bersama Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Jembrana dan P4S (Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya) Hidayah Bali Hadiman Marzuki Hidayah. Didampingi Camat Melaya Drs. I Putu Eka Swarnama,M.Si, Kapolsek Melaya yang diwakili Kanit Sabara Iptu I Gede Mara, juga hadir Kepala Desa I Nyoman Warsana, Serta para takmir se-Kecamatan Jembrana.

Kring Polri, Polres Gianyar Sambangi Giat “Mareresik” Di Bona

Camat Melaya Drs. I Putu Eka Swarnama,M.Si mengatakan, sektor di wilayah Melaya terutama di tanah wakaf ini sesuatu yang baru yaitu kebun kurma dengan luas 80 are. Sistem tanam kurma dengan media pasir, pupuk kandang, sekam. Hal ini justru menjadi terobosan bagi masyarakat di desa ini. Dengan harapan aspirasi ini bisa terfasilitasi dalam program tanah wakaf.

Kabid Bidang Islam Abu Sirrih memaparkan, anggaran kurang lebih 100 juta ini juga perlu suntikan dana yang mungkin bisa dikembangkan. Selain tanaman kurma akan juga di bangun sebagai wisata religi. Kanwil Departemen Agama Provinsi Bali sengat mendukung dan mensuport dengan wakaf produktif, agar bisa mengembangkan usaha para jamaah yang ada sehingga bisa kembangkan dengan baik.

Minggu, Gerai Vaksin Polres Klungkung Tetap Berikan Pelayanan

DPD/MPR RI Dapil Bali H.Bambang Santoso, MA menyampaikan, terkait kemandirian pangan terutama di Indonesia yang termasuk tanah agraris. Para petani perlu mendapatkan peran yang sangat penting. Sehingga petani bisa menfaatkan lahan yang ada.

“Usaha tanaman kurma dan budidaya ini sudah dikoordinasikan ke dinas Koperasi Provinsi Bali. Dan hal ini akan dicek ulang untuk luas keseluruhan lahan yang dimanfaatkan. Hal betul-betul diperhatikan usaha kurma yang ditanam. Sehingga bisa melahirkan urat nadi perekonomian di Bali,” ujarnya.

Perkuat Imun Tubuh Relawan Covid- 19 Ciptakan Samilakor

Ia juga menjabarkan, distinasi wisata religi dalam arti ini bisa menggairahkan terutama wisatawan domestik, apalagi dunia wisata pada saat ini sedang recavery di bidang ekonomi dan wisata. Dan terus mendorong dengan departemen terkait. Apa yang dimiliki terutama di Kabupaten Jembrana. Disamping pertaniannya dan hasil perkebunannya itu salah satu termasuk wisata religi.

“Untuk para pemilik tanah wakaf yang akan memanfaatkan melalui bank Himbara akan tetapi diselesaikan dulu lengkap datanya dan bisa nanti akan ditindaklanjuti bersama staf ahli kami,” pungkasnya sambil menyerahkan bibit manggis dan duren kepada para Nadzir. (ed27/Sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *