Cuaca Buruk, Kembali Penyebrangan Pelabuhan Gilimanuk Diberhentikan Sementara

Persindonesia.com – Jembrana. Penyebrangan di Pelabuhan sempat terhenti akibat cuaca buruk yang kembali menguncang pelayaran Pelabuhan Gilimanuk. Cuaca buruk yakni hujan deras dan angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 17.00 Wita. Hujan deras yang dihembus angin kencang menimbulkan kabut di

Kepala BPTD Bali-NTB Satpel Pelabuhan Gilimqnuk, Nyoman Sastrawan menjelaskan, puhaknya terpaksa menghentikan pelayaran akibat cuaca buruk hujan disertai angina kecang sehingga mengakibatkan kabut tebal mengakibatkan pandangan nahkoda kapal terbatas. Selasa (14/12/2021)

Masalah UMK, Gubernur Menutup Pintu, Para Demo di Kepri Akhirnya Berlanjut

“Kita tidak berani berspekulasi akibat cuaca ini. Akibat dari angina kencang kita takutkan kapal terdorong keluar jalur pelayaran lalu hanyut atau kandas. Selain itu juga bisa mengakibatkan tabrakan sesama kapal. Ya kita memutuskan menunda,” terangnya.

Untuk sementara, lanjut Sastrawan, keberangkatan untuk Kapal- kapal yang beroperasi di lintas Ketapang- Gilimanuk ditunda mulai pukul 17.08 Wita. “Penundaan ini dilakukan mengingat cuaca hujan deras dan kabut beresiko bagi pelayaran kapal,” ujar.

Natal dan Tahun Baru Akan Digelar Pasar Murah Untuk Masyarakat Batam

Lebih jelasnya Sastrawan mengatakan, setelah pelayaran kapal ditunda, semuq kapal yang masih sandar di dermaga, baik dermaga movile bridge (MB), dermaga Ponton dan dermagq LCM diminta tetap sandar dan kapal yang sedang berlayar diminta mengapung ditempat aman. Sementara kendaraan yang akan menyebrang menunggu di oarkir siap muat.

“Dalam keadaan tesebut tidak sampai terjadi antrean karena kendaraan. Beruntungnya lagi cuaca buruk tidak berlangsung lama. Setelah setengah jam cuaca buruk berlalu dan pukul 17.35 Wita penyebrangan dibuka. Cuaca sudah bersahabat dan jarak pandang sudah membaik,penyebrangan dibuka kembali,” tutupnya. Red

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *