AC Rambut Siwi, Tugas Berat Pemkab Jembrana Kembalikan Fungsinya yang Terkesan Mangkrak

Persindonesia.com Jembrana – Setelah sekian lama berdiri dan terkesan tidak berfungsi akhirnya Anjungan Cerdas Rambut Siwi yang terletak di Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana diserahterimakan kepada Pemkab Jembrana bulan lalu tepatnya pada Kamis 20 Oktober 2023.

Ini menjadi tugas berat dari Pemkab Jembrana sekian lama anjungan tersebut telah berdiri beberapa bangunan perlu diperbaiki. Parahnya tahun lalu beberapa panel listrik yang senilai kurang lebih Rp. 300 juta raib dan sampai sekarang pelakunya belum terungkap.

Selain itu, lama tidak berfungsi menjadikan anjungan tersebut tempat parkir bagi truk bermuatan berat yang terdapat di depan pintu masuk AC Rambut Siwi.

Pengurus Anyar PWI Pusat Diterima Presiden Jokowi di Istana Merdeka

Saat dikonfirmasi, Sekda Kabupaten Jembrana I Made Budiasa mengatakan, Ini merupakan aset yang sudah diserahterimakan oleh pemerintah pusat, barang tentu harus dipergunakan sebaik-baiknya. Dirinya mengaku masih menunggu keputusan dari Bupati Jembrana.

“Kita masih menunggu keputusan bapak bupati. Kita sebenarnya belum siap, bapak bupati juga sebelum diserahterimakan ingin mengusulkan perbaikan ke pusat, setelah adanya rancangan yang jelas baru bisa kembali diusulkan untuk perbaikan ke pusat. Sebelum difungsikan kita harus perbaiki terlebih dahulu aset-aset ada yang rusak dan hilang,” ucapnya. Rabu (8/11/2023)

Budiasa mengaku, beberapa program sudah dirancang ke dinas PU, setelah adanya perbaikan termasuk juga fasilitas pendukungnya baru bisa bergerak. “Sekarang kita hanya perlu memikirkan anggaran untuk pemeliharaan termasuk tenaga ini terlebih dahulu yang kita usahakan,” jelasnya.

Bupati Tamba Kembali Serahkan Surat Perjanjian Pemakaian Kekayaan Daerah Kepada Warga Gilimanuk

Menurut Budiasa, Sebenarnya tahun lalu ACM Rambut Siwi diserahterimakan akan tetapi lantaran belum siap karena banyak beberapa fasilitas yang rusak dan hilang, pihaknya menolak karena masih menunggu anggaran perubahan. “Kita belum bisa memanfaatkan, selain itu anjungan tersebut belum bisa memberi manfaat apa-apa, kalau sudah diperbaiki baru bisa kita pikirkan kedepannya,” terangnya.

Pihaknya masih fokus terlebih dahulu terkait pemeliharaan dan mengamankan aset serta fasilitas agar tidak hilang. “Supaya beberapa fasilitas yang masih ada tidak hilang lagi, harus ada pengawas disana dan juga listrik harus terus hidup disana saat malam hari, sedangkan kita tidak menganggarkan khusus. Mudah-mudahan setelah perubahan APBD baru bisa anggarkan, kita usahakan lah nanti,” pungkasnya. Sur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *