Persindonesia.com Jembrana – Staf Desa Batuagung bersama warga bergotong toyong menambal jalan beraspal diatas Jembatan penghubung 2 desa di Jalan Nusa Ceningan, Banjar Anyar, Desa Batuagung. Diketahui jalan tersebut sejak lama rusak bahkan sudah beberapa kali ada warga yang melintas kecelakaan, dikarenakan menghindari jalan berlobang. Jumat (1/7/2022).
Selain itu juga, Jembatan yang dibangun pada tahun 1990 di zaman Bupati Indogosa tersebut keadaannya sudah memprihatinkan, kondisi jembatan yang tanpa penyanggaah tersebut sudah melengkung dibawahnya, ditambah lagi kondisi aspal diatas jembatan tersebut banyak yang berlobang mengakibatkan banyak pemotor yang kecelakan disana.
Pelantikan Dan Serah Terima Jabatan, Pejabat Lingkup KPH Bondowoso
Agar tidak ada lagi pemotor yang mengalami kecelakaan, staf desa bersama para warga bergotong royong menambal jalan yang berlobang dengan semen dengan pendanaan secara swadaya, selain itu juga kondisi jembatan cukup sempit dilewati kendaraan. Sejatinya sebelum pandemi sempat dipasang anggaran untuk perbaikan jembatan, akan tetapi lantaran anggaran dialihkan untuk penanganan Covid-19 perbaikannya pun ditangguhkan.
Di tahun 2021 lalu dilakukan service jembatan hanya dilakukan pengecetan payal jembatan saja, akan tetapi aspal diatas jembatan yang banyak berlobang tidak diperbaiki. Akhirnya perangkat desa berinisiatif melakukan perbaikan secara gotong royong menambal jalan berlobang tersebut dengan semen secara swadaya.
Merasa Tanahnya Diserobot,Pemilik Tanah Tutup Jalan Akses SDN Pamulang Timur
Perbekel Batuagung, Nyoman Sudarma saat dikonfirmsi awak media usai kegiatan mengatakan, pihaknya secara bergotong royong melakukan penambalan jalan yang berlobang, agar tidak ada lagi warga yang kecelakaan akibat menghindari jalan yang berlobang. “Kami lakukan secara bergotong royong dengan masyarakat dan pendanaannya secara swadaya, kami berharap segera bisa diperbaiki secara menyeluruh,” bebernya.
Akses jalan ini, lanjut Sudarma yang sering dipanggil Mamok, memang cukup padat lalu lalang kendaraan karena penghubung dua desa Batuagung dan Kelurahan Dauhwaru. “Tidak hanya disini yang rusak, di sepanjang jalan Nusa Ceningan yang menuju ke Banjar Petanahan, Masean dan Pancaseming ini juga sudah mulai berlubang di beberapa titik,” terangnya.
Mantap! Pelaku Penculikan Anak Berhasi Diringkus Polisi, Ternyata Diduga Seorang Pedofilia
Kerusakan juga terjadi di perbatasan Banjar Anyar dan Petanahan. Saat hujan turun libang dijalan semakin membesar bahkan semakin dalam. Warga mengharapkan segera diperbaiki, apalagi jalan tersebut menuju ke tempat wisata Punjak JR di Banjar Pancaseming dan jalan tersebut juga tembuh menuju obyek wisata Sungai Gelar. Red Bali.






