Anak Punk Kembali Diamankan di Gilimanuk, Sebagian Besar Kapal Tolak Angkut ke Jawa

Persindonesia.com Jembrana – Tim gabungan dari Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana kembali mengamankan anak jalanan yang kerap disebut anak punk. Dalam operasi penertiban tersebut, empat orang diamankan saat tengah mengamen di sekitar wilayah Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali.

Dari empat anak jalanan itu, dua di antaranya masih di bawah umur dan satu merupakan perempuan. Mereka berinisial M (16) asal Jember, MRP (16) asal Pasuruan, Muhamad Hamida (24) asal Probolinggo, dan Erlina Angelin (24) asal Probolinggo.

PDAM Jembrana Terganggu Akibat Banjir, Distribusi Air Sempat Tersendat

Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, membenarkan penertiban tersebut. Menurutnya, hasil pemeriksaan mereka datang dari Denpasar dan mengaku sebagai buruh bangunan yang kehabisan uang. “Sampai di Gilimanuk mereka ngamen untuk mendapatkan bekal pulang,” ujarnya., Rabu (17/9).

Usai diamankan, keempat anak jalanan itu dibawa ke Kantor Lurah Gilimanuk untuk dimintai keterangan. Mereka mendapat pembinaan dari Babinsa, Binmas, serta Kasi Trantib Kelurahan Gilimanuk. Setelah diperiksa identitas dan diberi pengarahan, mereka kemudian dipulangkan ke daerah asal menggunakan kapal KMP Elfina melalui Pelabuhan Gilimanuk dengan pengawalan aparat gabungan dari kelurahan, Polsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga Linmas.

DPRD Badung Serap Aspirasi Pecinta Binatang untuk Finalisasi Raperda Penanggulangan Rabies

Tony menambahkan, pemulangan anak punk seringkali menemui kendala karena sejumlah perusahaan pelayaran menolak mengangkut mereka. “Terkadang mereka tidak membawa bekal. Ini kami di kelurahan yang belikan tiket agar bisa dipulangkan, kalau jumlahnya hanya tiga orang,” ungkapnya. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *