Salah satu layanan di Kantor Pertanahan Kota Palembang
Jakarta persindonesia.com , 7 Oktober 2025 โ Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mengajak masyarakat untuk mengurus administrasi pertanahan secara mandiri tanpa melalui perantara atau calo. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan publik yang mudah, cepat, dan transparan di seluruh kantor pertanahan di Indonesia.
Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementerian ATR/BPN, Andi Tenri Abeng, menegaskan bahwa seluruh proses layanan pertanahan kini sudah terbuka dan dapat diakses langsung oleh masyarakat. Biaya setiap jenis layanan telah ditetapkan sesuai peraturan, sehingga tidak ada alasan untuk menggunakan jasa perantara. โKami terus mendorong masyarakat agar mengurus langsung ke kantor pertanahan. Semua biaya sudah jelas dan bisa dicek secara terbuka. Prosesnya kini jauh lebih mudah dibandingkan sebelumnya,โ ujar Andi di Jakarta.
Ia menambahkan, seluruh kantor pertanahan telah menerapkan sistem layanan berbasis digital serta menyediakan aplikasi Sentuh Tanahku untuk memudahkan masyarakat memantau perkembangan berkas secara real time. โMelalui Sentuh Tanahku, masyarakat bisa melihat status permohonan sertipikat dari mana saja. Jadi tidak perlu datang berkali-kali ke kantor pertanahan,โ jelasnya.
Salah satu bentuk keberhasilan penerapan layanan transparan ini terlihat di Kantor Pertanahan Kota Palembang, di mana sejumlah warga mulai mengurus sertipikat tanah tanpa menggunakan jasa calo.
Salah seorang warga, Farida Husin (67), mengaku puas dengan pelayanan yang diterimanya. Ia mengurus pendaftaran tanah pertama kali atas dua bidang tanah miliknya secara mandiri. โSaya ingin urus sendiri tanpa calo. Kalau lewat orang lain, uangnya keluar tapi belum tentu selesai. Kalau sendiri, lebih puas dan tahu prosesnya,โ ujar Farida.
Hal senada disampaikan oleh Zaman (60), warga Palembang lainnya, yang juga datang langsung untuk mengurus sertipikat tanahnya. Ia menilai pelayanan petugas di kantor pertanahan semakin ramah dan profesional. โSaya urus sendiri biar tahu prosedurnya. Ternyata mudah dan biayanya sesuai aturan,โ katanya.
Kementerian ATR/BPN memastikan seluruh kantor pertanahan di daerah telah mendapatkan arahan untuk meningkatkan standar pelayanan publik dan menutup celah praktik percaloan. Dengan sistem digital dan biaya resmi yang transparan, masyarakat kini dapat mengurus sertipikat tanah dengan lebih cepat, aman, dan hemat biaya. โKami ingin membangun budaya baru di masyarakat โ bahwa mengurus tanah itu tidak sulit dan tidak mahal, asalkan dilakukan sesuai prosedur,โ tegas Andi Tenri Abeng.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi Kementerian ATR/BPN dalam mewujudkan pelayanan pertanahan yang bersih, transparan, dan berkeadilan di seluruh Indonesia.
Humas ATR/BPN Gianyar Bali
Sumber : Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional






