Persindonesia.com Jembrana – Lantaran sudah berbau busuk, agar tidak mencemari lungkungan yang berdampak kesehatan warga sekitar, bangkai Paus Sperma betina sepanjang 17 meter akhirnya dikubur di lokasi terdamparnya mamalia raksasa tersebut di Pesisir Pantai Banjar Anyarsari, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Kamis (7/5/2026) malam.
Proses penguburan tersebut dikawal langsung olek Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati didampingi Kasat Polairud Polres Jembrana I Putu Suparta dengan melibatkan alat berat ekskavator. Sebelum dikuburkan, bangkai paus terlebih dahulu dilakukan pembelahan guna mempermudah proses evakuasi dan penanganan sesuai prosedur di lapangan.
Pemasangan Penjor Mulai Warnai HUT Kota Bangli ke-822 di Tengah Minimnya Anggaran
Saat dikonfirmasi, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati mengatakan, penanganan cepat dan terkoordinasi menjadi bagian dari upaya Polres Jembrana dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjaga ekosistem pesisir tetap kondusif.
“Sinergi seluruh pihak sangat penting dalam penanganan kejadian seperti ini, sehingga proses dapat berjalan cepat, aman, dan meminimalisir dampak terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat,” ujarnya, Jumat (8/5).
Ia mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat kepolisian maupun instansi terkait apabila menemukan satwa laut terdampar atau situasi darurat lainnya di wilayah pesisir. “Bagi masyarakat yang menemukan satwa laut atau yang lainnya silahkan hubungi kami di layanan Hotline Polri 110 yang aktif selama 24 jam untuk pengaduan,” pungkasnya. Ts






