TEGAL, Persindonesia.com – Kepala Desa Setu, Nursidin, yang mengetahui akan adanya aksi tawuran terlebih lagi sedang maraknya Perang Sarung dan Tawuran langsung menghubungi Patroli Polsek Tarub Polres Tegal.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Tarub Iptu Muchlisin dan jajaran Polsek Tarub bergerak cepat kelokasi Gerbang Desa Setu yang menjadi titik pertemuan para remaja tersebut.
Gerak cepat merespon laporan warga, pihak Polsek Tarub bersama warga berhasil mengamankan 3 Remaja yang berstatus masih sekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Selain itu, Kapolsek Tarub Iptu Muchlisin menjelaskan, pihaknya juga menyita sarung yang telah di isi dengan batu, senjata tajam dan 2 unit sepeda motor yang digunakan remaja tersebut.
“Sebelumnya ada sekitar 20 orang, patroli Polsek Tarub dibantu warga akhirnya berhasil mengamankan tiga orang remaja yang terlibat. Ketiganya adalah warga Kabupaten Tegal, MR, warga Desa Jenggawur Kecamatan Pangkah siswa SMK dan SK, warga Desa Dermasandi Kecamatan Pangkah siswa SMP, serta NA, warga Desa Grobog Wetan Pangkah siswa SMK,” ujarnya.
Selanjutnya dari keterangan yang dihimpun ketiga remaja yang berhasil diamankan di Mapolsek, terkuak bahwa mereka akan melakukan perang sarung dengan menyerang warga Desa Margapadang Kecamatan Tarub,
“Mereka sepakat kumpul terlebih dahulu di pesawahan Desa Purbayasa Kecamatan Tarub, kurang lebih ada 20 orang, namun aksinya diketahui warga,” terangnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya untuk sementara ketiga remaja tersebut diamankan di Mapolsek menunggu kehadiran orang tua masing masing agar kejadian tersebut tak lagi terulang. (Karmono)






