BNNK Provinsi Bali Temui Bupati Tamba Terkait Gagasan Pembangunan Kantor

Persindonesia.com Jembrana – Kebutuhan akan gedung kantor dianggap mendesak untuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten(BNNK) Kabupaten Jembrana. Terlebih Jembrana sebagai pintu masuk sebelah barat dipandang memiliki kerawanan lebih terhadap peredaran narkoba.

Keberadaan kantor nanti diharapkan mampu mengoptimalkan pencegahan narkoba serta memberikan pelayanan dan pengawasan terhadap peredaran barang terlarang tersebut.

Asah Kemampuan, Kapolres Klungkung Pimpin Latihan Menembak

Hal itu diungkapkan oleh ketua tim Badan Narkotika Nasional Propinsi(BNNP), Elly Sri Purwa Astuti saat melaksanakan audiensi  dengan Bupati, I Nengah Tamba, bertempat di ruang utama Pemkab Jembrana, Kamis(1/4).

Dihadapan Bupati, I Nengah Tamba dan Wabup, I Gede Ngurah Patriana Krisna, Kepala Bagian Umum  BNNP Bali, Elly Sri Purwayang juga didampingi Kabid Pemberantasan BNNP Bali, Agus Arya mengatakan, Kabupaten Jembrana yang berada di pintu masuk pelabuhan di ujung barat Bali memiliki tingkat kerawanan sangat tinggi.

Kasus Covid-19 di RSU Negara Turun Drastis, Ruang Isolasi Lantai III Ditutup

“Bali sebagai daerah wisata dan kabupaten Jembrana sendiri posisinya berada di pintu masuk melalui pelabuhan penyebrangan dari pulau Jawa tentu mempunyai tingkat resiko tinggi bagi Bali bahkan menjadi ujung tombak pengawasan,” ujar Elly Sri Purwa Astuti.

Sebagai daerah ujung tombak pengawasan, Kabupaten Jembrana sangat layak untuk memiliki gedung BNNK kabupaten.”dari berbagai faktor pendukung layak atau tidaknya dibangun kantor BNNK di Jembrana, dimasa peralihan ini tentu semuanya tergantung dari komitmen pimpinan daerah dalam hal ini bapak bupati Jembrana terutama sarana dan prasarananya dan untuk selanjutnya dibangun melalui anggaran dari BNN RI,” ungkapnya.

SATGAS YONIF 512/QY BANTU MASYARAKAT YANG NYARIS TERJUN KE DALAM JURANG

Sementara Bupati, I Nengah Tamba mengatakan, kalau rencana untuk membangun gedung BNNK di Kabupaten Jembrana mendapat apresiasi positif,” kami sangat mendukung jika di Kabupaten Jembrana akan dibangun kantor BNNK. Hal ini disebabkan lantaran peredaran narkoba telah masuk diberbagai lini kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Bupati Nengah Tamba juga berharap BNNP Provinsi Bali segera berkordinasi dengan pihak pihak terkait agar ide pembangunan tersebut bisa segera terealisasi.

Pangdam Terima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 39 Pamen Kodam IX/Udayana

”Kami yakin, jika kantor BNNK ada di Jembrana tentu akan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Selain itu, pengawasan terhadap peredaran Narkoba tentu akan jauh lebih efektif. Untuk itu kami harapkan BNNP Propinsi Bali silahkan koordinasi lebih intens dan teknis kepada Dinas Kesbangpol,” pungkasnya. (ed27)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *