Bupati Adi Arnawa Ajak Krama Batur Rening Jaga Lingkungan Saat Karya Piodalan di Pura Penataran Agung

Bupati I Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri Karya Piodalan Nyatur di Pura Penataran Agung Batur Rening, Desa Adat Batur Rening,

 

Badung persindonesia.com  (18/10/2025) — Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri Karya Piodalan Nyatur di Pura Penataran Agung Batur Rening, Desa Adat Batur Rening, Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, pada Sabtu (18/10). Upacara ini dilaksanakan rutin setiap tahun bertepatan dengan Purnama Sasih Kapat, dengan pelaksanaan Ida Bhatara nyejer selama 12 hari.

Turut hadir mendampingi Bupati antara lain Anggota DPRD Badung I Made Ponda Wirawan, Bendesa Adat Batur Rening I Wayan Narka, Kelian Banjar Adat Made Arnata, serta para krama pengempon Pura Penataran Agung Batur Rening.

Dalam rangkaian persembahyangan bersama, Bupati Adi Arnawa menyerahkan punia sebesar Rp20 juta sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Badung terhadap kegiatan keagamaan dan pelestarian budaya di wilayah adat tersebut.

Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat yang tetap melaksanakan karya walau dengan jumlah pengempon yang terbatas. “Kekuatan utama kita adalah semangat gotong royong dan segilik seguluk. Dengan kebersamaan, semua hal bisa diwujudkan,” ujarnya.

Selain berbicara tentang spiritualitas, Bupati Adi Arnawa juga menyinggung isu lingkungan pascabanjir yang sempat melanda wilayah tersebut pada September lalu. Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan, terutama di area hulu sungai Desa Adat Batur Rening.
“Jangan jadikan sungai sebagai tempat sampah. Mari bersama menjaga lingkungan dan memaksimalkan fungsi TP3R di setiap desa dan banjar. Pemerintah tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Batur Rening I Wayan Narka melaporkan bahwa persiapan Karya Piodalan telah dimulai sejak awal Oktober 2025. Puncak karya berlangsung pada 7 Oktober 2025, dan Ida Bhatara mesineb dijadwalkan pada 19 Oktober 2025. “Seluruh rangkaian karya berjalan lancar berkat dukungan krama dari berbagai banjar, seperti Banjar Mambal, Abiansemal, Lambing, dan Jempeng, yang turut membantu sarana prasarana,” ungkapnya.

Dengan berlangsungnya karya ini, masyarakat berharap agar keselamatan, keharmonisan, dan kesejahteraan senantiasa menyertai seluruh warga Desa Adat Batur Rening serta masyarakat Badung pada umumnya.

@tim*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *