Dibuka langsung oleh Bupati Badung, Adi Arnawa, ditandai dengan pemukulan gong di Lapangan Kopral I Wayan Surem.
Badung persindonesia.com – Ajang tahunan Singasari Expo III resmi dibuka di Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kamis (11/09/2025). Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Badung, Adi Arnawa, ditandai dengan pemukulan gong di Lapangan Kopral I Wayan Surem. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan pelaku UMKM dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi desa.
“Singasari Expo bukan hanya sekadar ajang hiburan, tetapi juga panggung strategis bagi UMKM dan seniman lokal untuk menampilkan karya terbaiknya kepada publik yang lebih luas,” ujar Bupati. Ia juga menyampaikan rasa bangga atas konsistensi Karang Taruna Singasari dalam menyelenggarakan kegiatan ini, meskipun daerah masih menghadapi dampak bencana banjir.
Sebagai bentuk dukungan, Bupati menyerahkan dana bantuan sebesar Rp 30 juta kepada panitia penyelenggara. Tak hanya itu, Bupati juga mengumumkan rencana pembangunan lapangan sepak bola dan taman kota di wilayah Desa Blahkiuh guna memperkuat infrastruktur publik dan ruang terbuka hijau bagi masyarakat. “Sarana ini penting tidak hanya sebagai tempat olahraga dan rekreasi, tetapi juga memperkuat ruang kebersamaan dan memperindah wajah desa,” tambahnya. Di akhir sambutannya, Bupati Adi Arnawa mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan wisatawan yang datang ke Badung.
Sementara itu, Perbekel Blahkiuh, IB. Gede Mahatma Nanda Manuaba, menjelaskan bahwa Singasari Expo telah menjadi motor penggerak ekonomi desa. Berdasarkan data tahun sebelumnya, perputaran ekonomi dari acara ini mencapai Rp 4 miliar dengan jumlah pengunjung lebih dari 40 ribu orang selama tiga hari. Tahun ini, panitia menargetkan jumlah yang lebih tinggi, seiring dengan perluasan area pameran dan penambahan fasilitas publik. “Dari kuliner lokal hingga pameran produk unggulan UMKM, semuanya dirancang agar pengunjung bisa menikmati suasana desa sekaligus memberikan dampak langsung bagi pelaku ekonomi kreatif,” ujarnya.
Ketua Panitia I Made Sanjaya turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menyebut Singasari Expo sebagai hasil kolaborasi antara Karang Taruna, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat. “Kami ingin acara ini menjadi simbol kebanggaan masyarakat Blahkiuh, tempat kita menampilkan jati diri desa lewat seni, budaya, dan karya UMKM,” jelasnya.
Turut hadir dalam pembukaan ini sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, termasuk anggota DPRD Badung I Gusti Ngurah Saskara, Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa, Camat Abiansemal IB. Putu Mas Arimbawa, dan para Perbekel se-Kecamatan Abiansemal.
Dengan semangat kebersamaan, Singasari Expo III diharapkan menjadi ajang tahunan yang terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Blahkiuh dan Badung pada umumnya.
@red






