Upacara pengukuhan Bendesa Adat Jimbaran terpilih
Badung Persindonesia.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri secara langsung upacara pengukuhan Bendesa Adat Jimbaran terpilih, I Putu Subamia, beserta jajaran prajuru Desa Adat Jimbaran untuk masa ayahan Isaka 1947–1952 atau periode 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung di Pura Khayangan Jagat Ulun Swi, Desa Adat Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (3/1/2026).
Pengukuhan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Badung Daerah Pemilihan Kuta Selatan I Made Sudira, perwakilan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Artha, unsur Tripika Kecamatan Kuta Selatan, Bendesa Madya Majelis Desa Adat (MDA) Badung IB. Gede Widnyana, Lurah Jimbaran, para Bendesa Adat se-Kecamatan Kuta Selatan, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi dan rasa syukur dapat hadir di tengah-tengah masyarakat Jimbaran untuk menyaksikan prosesi pengukuhan pimpinan desa adat yang baru. Ia menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari mekanisme adat yang telah diatur dalam uger-uger desa dan dilaksanakan secara berkala setiap lima tahun. “Peralihan kepemimpinan ini merupakan amanat adat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Tantangan ke depan tidak ringan, terlebih Desa Adat Jimbaran berada di wilayah Kabupaten Badung yang menjadi pusat kegiatan pariwisata,” ungkapnya.
Bupati juga menekankan peran strategis Bendesa Adat beserta Sabha Desa dan Kerta Desa dalam menjaga keseimbangan kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, desa adat memiliki fungsi penting dalam mengatur kehidupan beragama, adat istiadat, dan sosial kemasyarakatan yang berlandaskan nilai-nilai Tri Hita Karana.
Ia berharap kepengurusan desa adat yang baru mampu memperkuat harmoni sosial melalui semangat saling asah, asih, dan asuh, serta terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. “Kami hadir untuk memberikan dukungan dan mengucapkan selamat kepada pengurus baru. Harapan kami, desa adat semakin kokoh dalam menjaga adat dan budaya Bali, sekaligus berperan aktif bersama pemerintah dalam membangun Badung,” pungkasnya. @*






