Bupati Badung Resmikan Taman Bermain Ramah Anak Mangupura

Persindonesia.com Badung – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Ketua TP. PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Seniasih Giri Prasta, menghadiri acara pemelaspasan alit serta meresmikan Taman Bermain Ramah Anak “Mangupura” di Badung pada Selasa (14/1/2025). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita. Taman bermain ini berlokasi di sisi barat Wantilan Jaba Pura Lingga Bhuana, Puspem Badung.

Turut hadir dalam acara tersebut Pj. Sekda Badung IB. Surya Suamba, Plt. Ketua DWP Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba, seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Camat se-Kabupaten Badung, serta siswa-siswi Sekolah Dasar dan Taman Kanak-kanak di sekitar Puspem Badung.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam keterangannya seusai acara menyampaikan bahwa pembangunan Taman Bermain Mangupura bertujuan sebagai sarana olahraga dan edukasi bagi anak-anak. Selain sebagai wahana bermain, taman ini juga diharapkan menjadi tempat bersosialisasi bagi anak-anak sehingga dapat mendukung perkembangan mental mereka.

“Tempat ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk menemukan teman, sahabat, dan saudara baru. Kami juga menyediakan fasilitas olahraga bagi masyarakat di pagi dan sore hari, serta garden speaker untuk memutar musik. Ini adalah fasilitas yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat. Ke depan, kami akan mengembangkan taman ini dengan tambahan taman literasi,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Badung, I Nyoman Gunarta, menjelaskan bahwa taman bermain ini merupakan hasil kerja sama antar OPD di lingkungan Pemkab Badung. Inisiatif pembangunan taman ini berasal dari Dinas P2KBP3A Badung dan direalisasikan oleh Dinas PUPR Kabupaten Badung sebagai wujud komitmen menjadikan Badung sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Taman ini memberikan ruang bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang agar mereka dapat menjadi pelopor dan pelapor. Selain itu, tersedia juga permainan tradisional yang menanamkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan saling menghargai antar teman. Harapannya, anak-anak dapat menyeimbangkan antara bermain gadget dan aktivitas fisik untuk mendukung pertumbuhan mereka,” jelasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *