Bupati Satria Serahkan Bantuan Jasa Rahaja Kepada Keluarga Almarhum I Kadek Oka

PersIndonesia.Com,Klungkung- Bupati Klungkung, I Made Satria didampingi Wakil Bupati (Wabup) Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra melayat sekaligus menyerahkan bantuan Jasa Rahaja kepada keluarga Almarhum (Alm) I Kadek Oka yang diketahui merupakan korban dari tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.

Di tengah-tengah keluarga yang sedang mempersiapkan upacara pengabenan untuk Almarhum yang berlokasi di Dusun Nesa, Desa Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan Klungkung, Bupati Satria hadir memberi dukungan moril bagi keluarga Almarhum.

Baca Juga : Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan, Teridentifikasi Sopir Tronton Asal Klungkung

Pada kesempatannya, Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan rasa dukacita dan turut berbelasungkawa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Pihaknya berharap prosesi upacara Pitra Yadnya (Ngaben) yang dilaksanakan dapat berjalan lancar.

“Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan Almarhum”, ujar Bupati Satria.

Lebih lanjut disampaikan, terkait cuaca buruk belakangan ini, pihaknya tidak henti-hentinya menghimbau masyarakat untuk menjaga keselamatan diri terutama bagi yang melakukan penyeberangan. “Hal yang terpenting dimanapun berada harus tetap selalu waspada dan berhati-hati”, ungkap Bupati Satria.

Baca Juga : Mengundang Keprihatinan, Bupati Satria Rubah Pola Pemungutan Retribusi di Nusa Penida

Diketahui korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali, I Kadek Oka (51), tiba di rumah duka, Banjar Nesa, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Selasa (8/7) dini hari. Kadek Oka meninggalkan seorang istri, 2 anak dan 4 orang cucu. Semasa hidup, Almarhum dikenal sebagai sosok yang baik dan pekerja keras.

Kadek Oka merupakan seorang sopir di salah satu perusahaan distributor semen di Klungkung. Saat musibah kapal tenggelam, Kadek Oka menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk Bali membawa satu unit truk semen bernomor polisi DK 8565 MH.

KMP Tunu Pratama Jaya yang berlayar dari Ketapang ke Gilimanuk pada Rabu (2/7) pukul 22.56 WIB dilaporkan tenggelam sekitar pukul 23.20 WIB. Dari manifest kapal tersebut mengangkut 65 orang, terdiri dari 53 penumpang dan 12 kru kapal, serta 22 kendaraan termasuk 14 truk tronton.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *