Cuaca Buruk, Puluhan Rumah di Pebuahan Kembali Diterjang Abrasi

Persindonesia.com Jembrana – Cuaca akhir-akhir ini memang tidak bersahabat berbagai bencana alam pun terjadi mulai banjir bah sampai gelombang tinggi di pesisir.

Seperti halnya gelombang tinggi terjadi di Pantai Bali selatan tepatnya di obyek wisata satu-satunya di Desa Banyubiru, Negara yang terkenal dengan warung ikan bakar pesisir Pebuahan, kembali terjadi abarasi yang keras, puluhan rumah hancur.

TP PKK dan PAKIS Bali Bantu Korban Kebakaran di Lokasi Pengungsian

Abarasi dimulai pada Sabtu malam (06/02) sedikit demi sedikit pesisir mulai terkikis air laut sehingga abrasi semakin parah.

Penuturan salah satu warga bernama Giyem mengatakan, abrasi yang terjadi sebelumnya membuat rumahnya tinggal setengah, kemarin malam abrasi lagi sehingga rumahnya roboh. Minggu (07/02)

Sebanyak 13 Pelanggar di Test Rapid Antigen, Ini Penjelasan Kabag Ops Sinaryasa

Ia juga menuturkan, akibat dari abrasi tersebut semua barang perlengkapan rumah dibawa hanyut air laut, “sekarang saya tidak mempunyai apa-apa lagi, memang saya bertahan disini dikarenakan tidak mempunyai tempat tinggal,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Desa Banyubiru Komang Yuhartono mengatakan, pihaknya sebelumnya memang sudah menginformasikan keadaan ini kepada pemerintah dan juga menjembatani aspirasi warga untuk memohon bantuan penanganan abrasi.

Curi Kabel Listrik Senilai Rp 260 Juta Milik PT. Waskita Karya, 4 Pelaku Ditangkap Polsek Siak Hulu

Ia melanjutkan, pihaknya juga sudah menyampaikan ke Pemkab Jembrana dikarenakan kewenangan ada di pusat, pihaknya juga tidak bisa berbuat banyak, ucap Yuhartono. Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *