Jember, Persindonesia.com – Arus jalan Nasional yang menghubungkan dua Kabupaten Jember – Banyuangi yaitu Gunung Gumitir resmi ditutup pada tanggal 24/07/2025 lalu untuk dilakukan perbaikan secara menyeluruh.
Hal ini menyebabkan pasokan BBM yang dikirim dari Banyuangi menuju Jember menjadi tersendat, sehingga masyarakat kesulitan untuk mendapatkan BBM untuk kendaraan mereka.
Menanggapi hal tersebut Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E, M.sc. mengambil tindakan mengeluarkan SE (Surat Edaran) atau kebijakan, Dengan tujuan dapat meminimalisir serta meringankan beban masyarakat hingga keadaan normal kembali.
“Mengatur BBM bukan kewenangan kami, maka kita mencoba untuk meringankan beban masyarakat dengan mengeluarkan surat edaran atau kebijakan yang itu menjadi kewenangan kami” Ucap Gus Fawait saat melakukan konferensi Pers di Gedung DPRD pada Senin malam tanggal 28/07/2025.
Surat Edaran yang diumumkan oleh Gus Fawait yaitu memberikan kebijakan belajar dari rumah (daring) bagi siswa dan untuk lembaga pendidikan yang berada dibawah kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan Kabupaten Jember segera akan melakukan koordinasi.
Sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) juga diberikan bagi sebagian aparatur sipil negara (ASN) yang pelayanannya tidak langsung menyentuh kepada pelayanan masyarakat.
Kebijakan ini berlaku hingga situasi dan kondisi BBM di Kabupaten Jember menjadi normal kembali.
Selain itu Gus Fawait menyatakan bahwa kelangkaan BBM bukan disebabkan oleh kurangnya stok, melainkan karena terganggunya jalur distribusi akibat penutupan jalan nasional yang menghubungkan antara Kabupaten Jember – Banyuangi.
Gus Fawait juga memastikan bahwa pihak pertamina pada malam ini melakukan pengiriman secara besar – besaran dari Surabaya, Malang, Bahkan dari diluar Provinsi Jawa Timur yaitu Solo, Untuk mencukupi BBM di Kabupaten Jember.
Gus Fawait menegaskan akan mengirim surat resmi kepada Pertamina pusat dan akan mengajak pihak pertamina yang ada di Jember untuk turun langsung, Memantau di SPBU – SPBU agar persoalan ini dapat segera teratasi serta mendapat perhatian lebih.
Untuk hal yang berkaitan dengan kesehatan yaitu ambulance, Jika sewaktu – waktu diperlukan oleh masyarakat Gus Fawait memastikan aman dan bisa dipergunakan tanpa mengkhawatirkan mengenai ketersediaan untuk BBM nya. (And)






