Dapur Warga Bungbungan Banjarangkan Hangus Terbakar Disaat Hujan Melanda

PersIndonesia.Com,Klungkung- Ditengah kondisi hujan deras melanda, sebuah dapur milik Anak Agung Gde Bawa Pradnyana (51) yang berlokasi di Puri Bungbungan, Dusun Kaleran, Desa Bungbungan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung terbakar pada hari Minggu, (8/6/2025).

Berdasarkan informasi yang terhimpun peristiwa kebakaran diketahui pertama kali oleh saksi Anak Agung Gede Kusuma yang saat itu duduk duduk diteras rumahnya melihat ada kepulan asap dari dapur rumah Anak Agung Gde Bawa Pradnyan (korban).

Baca Juga : ODGJ di Klungkung Diamankan Usai Pukul Ayah Kandung

Melihat hal tersebut saksi menyampaikan kepada keluarga dan menghubungi pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Klungkung dan petugas kepolisian. Kemudian pihak keluarga bersama warga melakukan upaya pemadaman api sehingga kobaran api bisa dipadamkan. Sekira pukul 10.00 Wita, Damkar Klungkung tiba dilokasi kebakaran dan melakukan langkah pendinginan guna memastikan bara api keseluruhan padam.

Kanit Reskrim Polsek Banjarangkan, Ipda Wayan Sariarta saat dikonfirmasi membenarkan adanya kebakaran dapur warga tersebut. Dijelaskan setelah menerima laporan, selanjutnya petugas mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP dan keterangan korban serta saksi saksi awal yang terhimpun petugas diketahui jika dapur yang terbakar jarang dipakai mengingat korban dan keluarga dominan menetap di Denpasar (ketika hari raya atau odalan baru terpakai).

“Sumber api diperkirakan berasal dari Rak penyimpanan sarana persembahyangan berupa dulang, sokasi dan dupa”, terang Kanit Reskim seijin Kapolsek Banjarangkan.

Dalam kejadian kebakaran dapur tersebut tidak terdapat korban jiwa. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp. 1. 300. 000. “Untuk penyebab kebakaran, saat ini dalam penyelidikan (lidik) petugas”, imbuhnya.

Baca Juga : Kronologis Kebakaran Villa di Sumita Gianyar Terungkap, Api Berhasil Dipadamkan 2 Jam

Sementara Kasat PolPP dan Damkar Klungkung, Dewa Putu Suarbawa saat dikonfirmasi menyampaikan setelah laporan masuk ke Mako Damkar via telpon pukul 8.50 Wita Anggota Damkar regu 3, segera ke lokasi dan tiba dilokasi pukul 09.00 Wita.

Kemudian dengan dibantu warga kobaran api berhasil dipadamkan, sehingga api tidak sampai meluas ke bangunan lain disekitarnya. Selanjutnya Anggota melakukan relokasi dan pendinginan guna memastikan tidak ada titik titik api yang tersisa. “Kebakaran diduga akibat konsleting listrik. Saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pastinya”, pungkasnya.(IGS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *