Persindonesia.com, Klungkung – Serangkian momentum hari Raya Kuningan pada hari, Sabtu (29/11/2025), sebuah pementasan (sesolahan) Calonarang bakal ditampilkan secara apik dan penuh nuansa kesakralan oleh krama Banjar Blimbing, Desa Tohpati, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung dengan mengambil tempat di Catus Pata (Perempatan) Desa Tohpati.
Sesolahan Calonarang yang mengangkat judul “Kautus Rarung” bakal dirangkaikan dengan sejumlah suguhan menarik lain, seperti bebapangan (tari) barong hingga wewatangan yang menjadi ciri khas menarik dalam setiap pencalonarangan yang bakal menguncang dan memukau penonton.
Baca Juga : Wujud Kreativitas, ST. Eka Karsa Yudha Winangun Desa Tohpati Gelar Turnamen Ceki
Kelihan Banjar Blimbing, I Wayan Yasa Ariawan mengungkapkan, sesolahan Calonarang yang dilaksanakan ini, merupakan bagian tradisi yang sudah ada secara turun temurun sejak Ida Betara Sesuhunan (duwe barong dan rangde) katangiang (disungsung) oleh para tetua terdahulu.
Saat ini, seiring perkembangan waktu Desa Adat Tohpati, yang terdiri dari 4 Banjar tetap menjaga tradisi tersebut untuk tetap bisa ajeg dengan menggelar sesolahan Calonarang secara bergiliran setiap 1 tahun. Dan Kuningan ini Banjar Blimbing yang dapat gilirannya.
“Seiring perkembangan waktu, dekorasi yang menghiasi sesolahan pasti semakin adptif dan bervariasi. Namun yang pasti tidak menghilangkan makna sesolahan Calonarang itu sendiri”, ujarnya disela sela melakukan persiapan gelaran Calonarang, Kamis (27/11/2025).
Lebih lanjut, kata Yasa, terkait persiapan sejauh ini, dengan semangat krama banjar yang didukung penuh truna truni dikit demi sedikit telah terlihat panggung. Sementara untuk tabuh (gamelan) pengiring pun demikian, para anak-anak bersemangat berlatih untuk menunjukan perfomance (kebolehannya) nanti.
Yang mana untuk penabuh, secara total melibatkan anak-anak sebagai generasi penerus. Selain untuk tetap menjaga kelestarian seni dan budaya. Melalui latihan menabuh secara intensif pihaknya berharap menjadi wadah positif untuk berkreasi bagi anak-anak.
“Dengan adanya waktu libur sekolah saat ini, persiapan menabuh kita genjot. Dengan semangat mereka, astungkare pada hari Kuningan mereka siap tampil memukau”, ungkapnya.
Baca Juga : Serap Aspirasi, Luh Djelantik Pertegas Penuntasan Perbaikan Terowongan Jebol di Desa Tohpati
Ia menambahkan sesolahan yang digelar setiap 1 tahun sekali ini diharapkan menjadi sebuah hiburan di Hari Raya Kuningan bagi masyarakat, sekaligus juga moment untuk memupuk rasa kebersamaan dalam menjaga adat, budaya, seni dan tradisi.
“Dengan dukungan semua krama di Desa Adat Tohpati, kami berharap sesolahan Calonarang yang akan digelar nanti lancar dan tetap memukau seperti sesolahan sebelumnya”, tutup Yasa. (*)






