Datangkan Mesin Baru, Gunung Sampah di Jembrana Segera Diatasi, Target Habis 3-5 Tahun

Persindonesia.com Jembrana. Tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Banjar Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara sudah menggunung dang sangat memprihatinkan. Mengingat kapasitas TPA Peh hanya menampung sampah baik organik maupun non organik berkisar 60 ton yang berasal dari fasilitas umum maupun dari masyarakat menyebabkan TPA menjadi overload.

Untuk mengantisipasi terjadinya longsor akibat tumpukan sampah yang menggunung, Pemkab Jembrana bakal menerima bantuan alat pengolah sampah yang bersumber dari rekanan untuk menjadi RDF alias keripik sampah plastik. Rencana tersebut diungkapkan oleh Bupati I Nengah Tamba saat dikonfirmasi Minggu (2/6/2024). “Mesin menyusul karena masih dalam perjalanan,” ungkapnya.

Kapolsek Gilimanuk Terjun Langsung Salurkan Bantuan Tali Kasih Kepada Warga

Sementara Koordinator TPA Peh Jembrana, I Ketut Suardika, mengatakan dengan adanya mesin ini, gunung sampah bakal habis dalam jangka waktu 3-5 tahun jika secara konsisten diolah dengan sistem RDF. “Disisi lain, sampah organik bakal diolah menjadi pupuk untuk selanjutnya didistribusikan. Apalagi kondisi TPA Peh sudah overload dan sudah tidak bisa lagi menampung sampah,” terangnya.

Pemkab Jembrana, lanjut Suardika, berencana mengolah sampah yang ada dengan metode pengolahan menjadi RDF. Pengolahan tersebut menggunakan sebuah mesin yang disediakan langsung oleh pihak ketiga atau pihak yang bekerjasama dengan pemerintah.

Polisi Tetapkan 1 Tersangka ART Loncat dari Atap Rumah Bertingkat di Cimone Karawaci

“Dimana cara kerjanya, adalah dengan memilah sampah plastik dengan sampah organik terlebih dahulu. Sampah plastik diolah menjadi RDF kemudian sampah organik diolah menjadi kompos. Hasil olahan menjadi RDF ini diketahui sebagai bahan pencampur batu bara. Bahkan, sudah ada tiga off taker yakni tiga pabrik semen yang akan memanfaatkannya,” jelasnya.

Dengan adanya mesin tersebut, imbuh Suardika, akan mampu mengolah sekitar 200 ton sampah per hari. Sehingga estimasi waktu yang dibutuhkan untuk mengolah dan mengurai gunung sampah yang memiliki tinggi sekitar 40-an meter bakal habis sepenuhnya dalam waktu beberapa tahun. “ “Diperkirakan gunungan sampah akan habis diolah  3-5 tahun,” katanya. Sur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *