Persindonesia.com Tegal – Babinsa Koramil 13/Kedungbanteng Sersan Mayor Yoko Susilo masuk Sekolahan mengedukasi Gerakan Cinta, Bangga dan Paham Rupiah ( CBP Rupiah ).
Kegiatan Bela Negara dapat dilakukan sejak dini. Bela Negara harus dilakukan oleh seluruh rakyat Indonesia, termasuk para generasi muda atau yang kerap kali disebut gen – Z
Bela Negara dapat diwujudkan dengan tidak harus ikut berperang atau memperjuangkan hak-hak, melainkan dapat dilakukan dengan menghargai dan menjaga simbol pemersatu bangsa dan simbol kedaulatan negara, yaitu Rupiah.
Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Indonesia memiliki tujuan diantaranya mencapai dan menjaga kestabilan nilai Rupiah
Bank Indonesia dalam mengajak masyarakat Indonesia khususnya generasi muda untuk turut andil dalam upaya menjaga kestabilan rupiah tersebut.
Salah satunya melalui upaya pengenalan Rupiah bagi generasi muda melalui kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah.
Melalui kampanye ini diharapkan gen – Z memiliki rasa cinta terhadap rupiah sebagai wujud bela negara.
Mencintai Rupiah sama halnya dengan menunjukkan kecintaan terhadap negara karena Rupiah bukan hanya sekedar mata uang, tetapi simbol kedaulatan bangsa.
Di sela sela Kegiatan LDK SMPN Kedungbanteng pada Sabtu 26 Nopember 2022 yang diikuti siswa-siswi kelas 7 dan 8 SMP Negeri Kedungbanteng dengan jumlah siswa sekitar 125 anak.
Pelaksanaan program Edukasi Gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah) oleh Babinsa Serma Yoko Susilo diawali dengan pengenalan mata uang Rupiah dan memperlihatkan komponen – komponen yang ada pada uang kertas.
Yaitu, Uang Kertas Rp75.000, dan pengenalan 7 mata uang Rupiah yang baru ( Seribuan, Dua ribuan, Lima ribuan, Sepuluh ribuan, Dua puluh Ribuan, Lima puluh Ribuan dan Seratus Ribuan ). Karmono






