Ganggu Pemudik, Gepeng Diamankan dan Dipulangkan Pol PP

Gilimanuk, Persindonesia.com – Sebanyak 6 orang gepeng atau pengemis di pulangkan oleh Satpol PP Kabupaten Jembrana setelah mengganggu para pemudik yang antre di Pelabuhan Gilimanuk. Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk meminta-minta kepada para pemudik.

Para gepeng tersebut rata-rata perempuan yang membawa anaknya berkeliling. Ibunya mengandalkan anaknya untuk meminta-minta kepada para pemudik. Selain itu, mereka juga berkeliling ke pedagang untuk mengemis menunggu pemudik belanja di depan minimarket.

Kelakuan gepeng tersebut langsung dilaporkan oleh pemudik kepada petugas, sehingga petugas Satpol PP Kelurahan bersama staf kelurahan langsung melakukan penyisiran di areal parkir manuver. Hasilnya sebanyak 6 orang diantaranya 6 perempuan dan 1 laki-laki berhasil diamankan dan dibawa ke Kantor Kelurahan Gilimanuk untuk dipulangkan.

Salah satu pemudik bernama Ilham 25 tahun asal Jember mengaku terganggu dengan keberadaan gepeng tersebut di jalur antrean tidak hanya 1 akan tetapi mereka berkelompok, datangnya silih berganti. “Mereka terus menjulurkan tangannya untuk minta uang, setelah dikasi datang lagi anak-anak meminta uang lagi,” ucapnya. Selasa (18/4/2023) sore.

Atas keluhan para pemudik tersebut, petugas Satpol PP Kelurahan bersama staf kelurahan langsung melakukan penyisiran di areal parkir manuver. Hasilnya sebanyak 6 orang diantaranya 6 perempuan dan 1 laki-laki berhasil diamankan.

Sementara Lurah Gilimanuk IB Tony Wirahadikusuma dikonfirmasi awak media Rabu (19/4/2023), mengatakan keenam pengemis itu langsung dipulangkan ke daerah asalnya. “Gepeng ada sebanyak 6 orang, 1 dari Banyuwangi, 1 dari Jember dan 4 dari Karangasem,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *