Genjot Siaga Bencana di Lingkungan Sekolah, FPRB Bangli Gelar Sosialisasi Serentak

Persindonesia.com, Bangli – Dalam rangka mewujudkan lingkungan pendidikan yang tangguh bencana, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Bangli kembali menunjukan komitmennya dengan menggelar sosialisasi SPAB di tiga institusi pendidikan berbeda, yakni di SMPN 5 Bangli, SDN 2 Kawan dan SDN 5 Kawan dengan melibatkan pembagian tim ahli dari FPRB Bangli, Jumat (12/12).

Adapun pelaksanaan sosialisasi di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Bangli dipimpin oleh Dr. I Putu Suiraoka (Koordinator Diklat/SDM FPRB) dengan Anggota Tim, I Gusti Ngurah Jelantik Agustus, Ni Komang Mahadhiyasti dan I Komang Kariwijaya.

Baca Juga : Edukasi Siswa, FPRB Kabupaten Bangli Gelar Sosialisasi Aman Bencana di SMPN 3 Bangli.

Kemudian untuk di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Kawan Bangli dipimpin I Ketut Antara Putra (Koordinator Kehumasan FPRB) didampingi oleh Anggota Tim, I Nengah Bina dan I Nengah Budiada. Sedangkan untuk lokasi di SDN 5 Kawan dipimpin I Gde P Roy Suparman (Seketaris FPRB) dengan Anggota Tim Alit Diarja bersama I Made Natis dan I Putu Joni Pratama.

“Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang digelar merupakan bentuk langkah strategis untuk menanamkan budaya kesiapsiagaan sejak dini dan membekali warga sekolah dengan pengetahuan praktis dalam menghadapi potensi bencana”, terang Seketaris FPRB Bangli, I Gde P Roy Suparman.

Dukungan signifikan datang dari tim Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bangli. Tim PMI berperan aktif dengan menyajikan materi krusial mengenai Pertolongan Pertama (PP), termasuk simulasi dasar penanganan luka dan evakuasi.

Pengetahuan tentang Pertolongan Pertama adalah bekal praktis dan fundamental sebagai sebuah keterampilan vital yang sangat dibutuhkan dalam situasi darurat bencana. “Ini memungkinkan para peserta didik dan tenaga pendidik untuk memberikan bantuan awal yang cepat dan tepat, sebelum bantuan medis profesional tiba,” ujarnya.

Secara keseluruhan, sosialisasi serentak SPAB ini menegaskan kembali komitmen FPRB dan PMI Bangli dalam mewujudkan visi pendidikan yang holistik, mencetak generasi cerdas dan juga memiliki ketangguhan mitigasi bencana.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi model bagi satuan pendidikan lain di Kabupaten Bangli untuk secara proaktif mengintegrasikan kesiapsiagaan bencana dalam kurikulum dan budaya sekolah sehari-hari.

Kegiatan mendapat sambutan hangat dan antusias tinggi oleh para peserta didik dan siswa yang terlihat aktif berpartisipasi dalam sosialisasi. Hal ini menandakan kesadaran dan minat yang kuat terhadap isu keselamatan.

Baca Juga : 34 SD di Kecamatan Bangli Ikuti Lomba Gerak Jalan Serangkian Peringatan HUT RI ke-80

Para Kepala Sekolah dari ketiga satuan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kolaborasi yang terjalin dengan FPRB. Ini adalah langkah nyata untuk memastikan lingkungan sekolah tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh dan siap siaga dalam menghadapi risiko bencana.

Mereka berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran bencana yang kuat, menjadikan siswa-siswa tidak hanya pintar, tetapi juga jadi pahlawan bagi diri sendiri dan lingkungan sekolah saat kondisi darurat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *