BADUNG, persindonesia.com – Kesadaran menjaga kebersihan lingkungan kini tumbuh semakin kuat di kawasan Pantai Legian. Melalui gerakan Beach Clean Up yang digagas oleh I Wayan Puspa Negara, SP.,M.Si, bersama komunitas Bumi Kita serta pelaku usaha pariwisata, setiap Jumat pagi kawasan pantai ikonik ini disulap menjadi ruang aksi gotong royong menjaga kebersihan dan keindahan pesisir.
Gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Dalam setiap pelaksanaannya, ratusan hingga ribuan peserta datang secara bergiliran sesuai jadwal blok yang telah ditetapkan. “Kita bagi kawasan pantai menjadi empat blok dan tiap minggu ada giliran berbeda. Dengan begitu, kehadiran mereka menjadi sebuah kebiasaan yang tumbuh dari kesadaran,” ujar I Wayan Puspa Negara, Jumat (7/11).

Menurutnya, Beach Clean Up merupakan wujud tanggung jawab sosial dari masyarakat dan pelaku usaha terhadap lingkungan. Melalui aksi sederhana ini, muncul semangat awareness (kepedulian) dan sense of belonging (rasa memiliki) terhadap Pantai Legian sebagai aset utama pariwisata di kawasan tersebut. “Pantai Legian adalah primadona bagi Legian. Kalau tidak dijaga, dampaknya bukan hanya pada lingkungan, tetapi juga pada kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel,” tegas Puspa Negara yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung.
Ia menambahkan, kesigapan masyarakat dan pelaku usaha akan sangat dibutuhkan terutama menjelang musim hujan dan angin barat, ketika fenomena “sampah kiriman” menjadi tantangan tahunan. Pada periode Desember hingga Februari, diperkirakan lebih dari 70 ton sampah bisa terdampar setiap harinya di sepanjang pesisir Legian. “Kita harus siap. Kalau pantai kotor, wisatawan yang datang pertama kali pasti kecewa. Dengan berpartisipasi langsung, para pelaku usaha memahami bahwa kondisi ini adalah fenomena musiman, bukan karena kelalaian,” jelasnya.
Pemerintah daerah juga telah menyiapkan dukungan berupa peralatan mekanis, di antaranya dua unit barbaric machine (alat pemisah pasir dan sampah), tiga loader, dan beberapa traktor untuk mempercepat pembersihan. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kebersihan pantai sepanjang tahun.

Menutup pernyataannya, Puspa Negara mengajak seluruh pihak untuk terus berperan aktif. “Kalau kita menjaga pantai, pantai juga akan menjaga kita. Mari tumbuhkan kesadaran bersama agar Pantai Legian tetap bersih, sehat, dan mempesona sebagai destinasi internasional,” pungkasnya.
Krg.






