Gubernur Bali Tekankan Peran Media Kawal Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun

Gubernur Bali, I Wayan Koster, bertemu dengan ratusan jurnalis dari berbagai media di Bali

DENPASAR Persindo — Gubernur Bali, I Wayan Koster, akhirnya kembali bertemu dengan ratusan jurnalis dari berbagai media di Bali dalam sebuah pertemuan di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Minggu (4/1) malam. Pertemuan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus penyampaian arah kebijakan pembangunan Bali ke depan.

Dalam kesempatan itu, Koster menjelaskan bahwa sejak dilantik bersama Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, pada 20 Februari 2025, ia lebih banyak memfokuskan waktu untuk menyusun fondasi kebijakan pembangunan jangka panjang bagi Bali.

Menurutnya, selama lebih dari sepuluh bulan terakhir, sebagian besar waktunya dihabiskan untuk merancang berbagai regulasi serta kerangka strategis yang menjadi dasar pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun.

Ia menegaskan bahwa proses penyusunan kebijakan tersebut memerlukan konsentrasi penuh agar arah pembangunan Bali dalam jangka panjang dapat dirumuskan secara matang.

Koster juga menyampaikan bahwa haluan pembangunan tersebut disusun sebagai pedoman bagi masa depan Bali, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu. Ia menilai kebijakan tersebut penting agar Bali mampu berkembang mengikuti dinamika nasional dan global tanpa meninggalkan identitas budaya lokal.

Dalam pertemuan itu, Koster turut menyinggung pentingnya peran media dalam menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat. Ia menilai media memiliki kontribusi besar dalam membantu pemerintah menyosialisasikan kebijakan dan pembangunan yang dilakukan di Bali.

Memasuki tahun 2026, Koster mengatakan situasi kerja pemerintah provinsi mulai lebih longgar setelah sejumlah peraturan daerah strategis berhasil disahkan sepanjang 2025. Kondisi tersebut memungkinkan dirinya untuk lebih sering turun langsung ke masyarakat.

Ia pun berencana membagi waktu kerja dalam sepekan, dengan sebagian besar hari digunakan untuk bekerja di kantor dan sisanya dimanfaatkan untuk melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Bali.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung berbagai persoalan masyarakat, seperti kondisi infrastruktur, pertanian, ketersediaan air bersih, hingga rumah warga yang tidak layak huni.

Koster berharap komunikasi antara pemerintah daerah dan media dapat terus terjalin dengan baik agar pembangunan Bali dapat berjalan transparan serta mendapat pengawasan dari publik.

@Krg*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *