Persindonesia.com Jembrana – Persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2026 di kawasan Pelabuhan Gilimanuk hampir rampung. Kepolisian mencatat kesiapan buffer zone atau area penampungan kendaraan di Terminal Kargo Pelabuhan Gilimanuk telah mencapai sekitar 99 persen guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKBP Arya Agung Arjana Putra, mengatakan berbagai fasilitas pendukung Operasi Ketupat Agung 2026 telah disiapkan, mulai dari pos pelayanan hingga pengaturan jalur kendaraan.
“Persiapan pelayanan bagi para pemudik terkait Operasi Ketupat Agung 2026 di Terminal Kargo sebagai buffer zone sudah mencapai sekitar 99 persen. Kami sudah menyiapkan pos pelayanan serta jalur kendaraan, baik untuk kendaraan kecil maupun sepeda motor. Saat ini hanya tinggal menunggu pemasangan tenda,” ujarnya, Rabu (11/3)
Ia menjelaskan, Terminal Kargo Pelabuhan Gilimanuk memiliki kapasitas tampung hingga sekitar 700 unit kendaraan kecil dengan total 28 lajur yang telah disiapkan untuk mengatur antrean kendaraan.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan pengaturan khusus bagi kendaraan warga lokal yang hendak menuju permukiman di sekitar kawasan pelabuhan.
“Kendaraan warga lokal yang hendak pulang ke rumah akan ditempatkan di lajur paling kiri, kemudian diarahkan masuk ke Gang 4 paling barat. Sementara untuk pemudik sepeda motor, tiga gang akan digunakan sebagai jalur keluar dari terminal kargo,” jelasnya.
Ratusan Ogoh-Ogoh Bakal Warnai Pengerupukan di Kabupaten Bangli
Setelah keluar dari terminal kargo, imbuh Arya, pengendara sepeda motor akan diarahkan belok kanan menuju Gelung Kori, kemudian belok kiri untuk langsung masuk ke jalur utama.
“Terkait rekayasa arus lalu lintas menuju pelabuhan, kendaraan besar dan sepeda motor akan diarahkan menuju Dermaga LCM, sedangkan kendaraan kecil akan masuk melalui Pos I menuju area manuver pelabuhan,” pungkasnya. Ts






