Tingkatkan Kompetensi Numerasi Guru di Bangli, Pemkab Gelar Seminar GASING

PERSINDONESIA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) resmi menutup rangkaian Pelatihan Guru Pandai Berhitung dengan Metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) Tahun 2026. Acara penutupan dirangkaikan dengan seminar GASING Nasional yang menghadirkan tokoh pakar numerasi terkemuka Indonesia, Prof. Yohanes Surya, Ph.D., bertempat di Gedung BMB Kantor Bupati Bangli, Kamis (16/7/2026).

Dalam pemaparannya, Prof. Yohanes Surya menjabarkan bagaimana teknik visualisasi dan pendekatan logika sederhana dari metode GASING mampu menstimulasi kemampuan berhitung anak dengan sangat cepat tanpa membebani mental anak secara akademik. Program strategis ini terselenggara berkat kerja sama dan inergis antara Pemkab Bangli dengan Yayasan Teknologi Indonesia Jaya dengan tujuan utama untuk mentransformasi metode pembelajaran matematika tingkat dasar agar lebih interaktif, mudah dipahami, dan menyenangkan bagi anak-anak di Bangli.

Baca Juga : Bangun Negeri dari Desa, Bupati Bangli Hadiri Pembukaan TMMD ke-129 di Sekardadi

Sementara Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa pondasi utama untuk mewujudkan kemajuan daerah berakar dari kualitas pendidikan yang diberikan kepada generasi muda. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program pengembangan kompetensi guru, mendorong peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. “Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui peningkatan kompetensi para tenaga pendidik melalui seminar ini,” terangnya.

Lebih lanjut, Wayan Diar menyampaikan keberhasilan pelatihan ini tidak hanya diukur dari sertifikat yang diperoleh, melainkan dari dampaknya secara nyata saat implementasi di ruang kelas. Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan peningkatan kompetensi, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bangli.

Melalui Metode GASING, pihaknya berharap pembelajaran matematika tidak lagi menjadi mata pelajaran yang menakutkan, melainkan menjadi proses belajar yang mudah dipahami, menyenangkan, dan mampu menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik.

“Kami berharap metode pembelajaran matematika yang inovatif seperti GASING ini mampu mengubah paradigma belajar anak, dari yang semula menakutkan menjadi proses yang menyenangkan,” ungkap Diar.

Baca Juga : Tabrakan Truk dan Motor Dinas Polri di Kintamani Sebabkan Seorang Polisi Alami Luka Luka

Diketahui rangkaian program peningkatan kapasitas tenaga pendidik sekolah dasar ini telah berlangsung secara intensif sejak tanggal 30 Juni 2026 hingga 16 Juli 2026. Dengan berakhirnya pelatihan ini, Pemekab Bangli optimistis rapor mutu pendidikan daerah, khususnya pada indikator numerasi literasi, akan mengalami lompatan positif signifikan ke depan demi menyongsong generasi emas Bangli yang cerdas, unggul, dan kompetitif.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah Kabupaten Bangli, perwakilan instansi vertikal, serta ratusan Guru perwakilan se-Kabupaten Bangli.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *