Persindonesia.com Denpasar – Berbagai festival seni, budaya hingga olahraga bakal digelar di Bali saat high season pada Juli dan Agustus 2025. Festival itu, juga telah masuk ke dalam Calendar of Event 2025.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali mengungkapkan, festival itu bakal digelar tersebar di kabupaten/kota se-Bali. “Kami sudah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut wisatawan saat high season,” ungkapnya di Denpasar, Selasa (24/6).
Terutama, lanjut dia, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 7 Tahun 2025 mengatur tatanan baru bagi wisatawan asing yang berlibur di Bali.
Aturan ini berisi kewajiban hingga larangan bagi wisatawan asing. Mulai dari menghormati adat istiadat, tradisi, seni, budaya, dan kearifan lokal Bali.
Lomba Memborgol Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79 di Klungkung
Kemudian, berpakaian sopan saat mengunjungi tempat suci dan objek wisata, membayar pungutan wisatawan asing, dan menggunakan jasa pemandu wisata berlisensi.
Selanjutnya menukar uang di tempat resmi, mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan kendaraan dari sewa resmi, dan menginap di akomodasi resmi.
Selain itu, ada larangan-larangan seperti dilarang membuang sampah sembarangan, menggunakan plastik sekali pakai, berlaku kasar, dan melakukan aktivitas ilegal. “Dengan adanya tatanan ini, kami harap wisatawan lebih nyaman saat berlibur di Bali,” harapnya.
Lanjutnya, Bali mengusung pariwisata budaya. “Tentunya alam Bali juga sangat indah untuk dinikmati. Mulai dari pegunungan, sawah nan hijau, air terjun, sungai, hingga hamparan pasir putih maupun hitam yang sangat menarik untuk dinikmati,” jelasnya.
Imbas Konflik Iran dan Israel Penerbangan Denpasar-Doha Dibatalkan, Polisi di Bandara Siaga
Berikut event yang bakal digelar pada bulan Juli dan Agustus di Bali:
Penglipuran Village Festival, 3 – 5 Juli 2025, merupakan ajang promosi, pelestarian budaya, pelestarian alam, dan memberikan peluang kepada UMKM untuk berinovasi dan berkreativitas dalam rangka meningkatkan kesejahteraan.
Lovina Festival, 18 – 22 Juli 2025, mengedepankan kemajuan di sektor seni dan budaya serta sektor ekonomi kreatif dan juga diperingati sebagai momentum kebangkitan pariwisata di Kabupaten Buleleng. Festival ini akan diselenggarakan selama tiga hari yang menampilkan pertunjukan seni dan budaya serta kuliner khas Buleleng.
Jatiluwih Festival, 19 – 20 Juli 2025, Merupakan acara yang memadukan kebudayaan & kesenian tradisional, seni pertunjukan, seni musik, seni rupa, produk produk kreatif dan kuliner khas Jatiluwih, serta menunjukkan potensi alam yang ada di Jatiluwih.
Medewi Festival, 25 – 27 Juli 2025, adalah perayaan tahunan di Pantai Medewi, Jembrana, yang menampilkan seni budaya, kuliner khas, dan kompetisi selancar. Dengan keindahan alam dan budaya lokal, festival ini mempromosikan pariwisata dan pesona Medewi.
Festival Layangan Bali, 26 – 27 Juli 2025, adalah acara yang diselenggarakan oleh Komunitas Seni Layangan Bali. Tujuan dari acara ini adalah untuk meningkatkan seni dan kreativitas para pemuda Bali dalam pembuatan layang-layang. Selain itu, festival ini juga menyelenggarakan lomba yang memperebutkan Piala Gubernur.
Festival Parade Gebogan Ulun Danu Beratan, Juli 2025, adalah acara budaya Bali yang menampilkan gebogan, persembahan hasil bumi yang disusun indah sebagai wujud syukur. Gebogan diarak dalam parade dengan iringan gamelan dan pakaian adat, menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus daya tarik wisata.
Ubud Village Jazz Festival, 1 – 2 Agustus 2025, merupakan festival musik yang lahir dari idealisme komunitas Jazz di Bali. Selain menjadi festival musik, acara ini juga hadir sebagai upaya mewujudkan daya tarik wisata baru di Bali.
Rekomend saat Libur Sekolah di Pulau Dewata, Pesta Kesenian Bali dan Ini Daya Tarik Wisata-nya
Nyalian Festival, 9 – 11 Agustus 2025, adalah acara tahunan di Desa Nyalian, Klungkung, Bali, yang mempromosikan seni, budaya, dan ekonomi kreatif. Kegiatannya meliputi pertunjukan seni tradisional, lomba, pameran produk lokal, dan workshop budaya, bertujuan melestarikan tradisi sekaligus menarik wisatawan.
Gianyar Layang-Layang Festival, 10 Agustus 2025. Festival yang bertujuan untuk menyediakan tempat bagi para pecinta layang layang untuk menyalurkan bakat dan kreativitas.
Batununggul Village Festival, 15 – 19 Agustus 2025, adalah acara budaya di Nusa Penida, Bali, yang menampilkan pertunjukan tradisional, lokakarya, pameran lokal, dan kegiatan komunitas. Festival ini mempromosikan pelestarian budaya dan mengundang pengunjung untuk merasakan keunikan desa tersebut.
Barong Festival Superstar di Pura Taman Ayun, 22 – 23 Agustus 2025, Sebagai bentuk pelestarian Budaya Bali serta melestarikan 2 warisan dari UNESCO yaitu Pura Taman Ayun dan Tari Barong.
Tinjau Pelaksanaan CKG di Bondowoso, Wapres Gibran Pastikan Layanan Kesehatan Dasar Makin Merata
Makepung Bupati Cup, 24 Agustus 2025. Festival yang bertujuan untuk melestarikan tradisi budaya yang ada di Jembrana yang merupakan tradisi warisan budaya yang hanya ada di Jembrana.
Tanah Lot Art and Food Festival, Agustus 2025. Kegiatan seni, budaya, kuliner, dan pameran digabungkan menjadi satu konsep kegiatan dengan lebih mengutamakan potensi lokal Tabanan serta pelibatan generasi milenial lokal di dalamnya.
Maybank Marathon, Agustus 2025. Perlombaan lari marathon yang diikuti oleh peserta dari nasional dan internasional. (*)






