Kapolsek Arut Selatan AKP Ratno, S.H., M.M., bersama Kabag Ops Polres Kotawaringin Barat Kompol Besrom Purba, S.I.K., turut menjadi bagian dari upaya penanganan karhutla yang membutuhkan kerja keras
Pangkalan Bun persindonesia.com – Senyum bahagia terpancar dari wajah para personel yang bertugas di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Sabtu (31/10/2026), saat hujan akhirnya mengguyur kawasan tersebut di tengah upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sabtu (31/10/2026).
Hujan yang turun menjadi anugerah sekaligus membawa harapan baru bagi personel gabungan yang selama beberapa hari berjibaku memadamkan api di kawasan hutan. Setelah menghadapi kondisi lahan kering dan tantangan di lapangan, turunnya hujan diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemadaman.
Kapolsek Arut Selatan AKP Ratno, S.H., M.M., bersama Kabag Ops Polres Kotawaringin Barat Kompol Besrom Purba, S.I.K., turut menjadi bagian dari upaya penanganan karhutla yang membutuhkan kerja keras, kesabaran, dan sinergi seluruh personel.
Turunnya hujan di kawasan TNTP diharapkan mampu membasahi kembali lahan yang kering, mengurangi potensi munculnya titik api baru, serta membantu proses pemadaman dan pendinginan di lokasi terdampak.
Selain itu, hujan juga menjadi harapan besar bagi kelestarian ekosistem hutan Taman Nasional Tanjung Puting yang merupakan habitat berbagai satwa liar, termasuk orangutan yang menjadi salah satu satwa ikonik Kalimantan.
Meski hujan telah mengguyur kawasan tersebut, pemantauan kondisi lapangan tetap penting dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.
Bagi para personel yang bertugas, hujan hari itu bukan sekadar perubahan cuaca, melainkan sumber semangat baru dalam perjuangan menjaga hutan, melindungi satwa, dan mencegah meluasnya dampak karhutla di Kotawaringin Barat.
Jurnalis AGM






